Angkasa Pura 2

Jadi Pianis di Tragedi Kapal Pesiar Costa Concordia dan Costa Fascinosa

DermagaJumat, 20 Maret 2015
26CE4F2500000578-0-image-m-8_1426790687514

ROMA (beritatrans.com) – Antonello Tonna baru saja bekerja kembali setelah pulih dari trauma tragedi tenggelamnya kapal super mewah Costa Concordia. Namun pria yang berprofesi menjadi pianis di kapal tersebut justru mesti menghadapi trauma yang sama. Ada serangan teroris!

Tiga tahun setelah menjalani proses pemulihan psikologis akibat kapal Costa Concordia tenggelam pada Januari 2012, Tonna baru hari pertama bekerja kembali menghibur penumpang kapal pesiar.

Kapal pertama yang dinaikinya adalah Costa Fascinosa, milik Costa Cruises, yang juga operator kapal Costa Concordia. Dalam tragedi Costa Concordia, Tonna termasuk kru yang selamat.

Tetapi takdir rupanya mesti menghadirkan tragedi lain di hadapan Tonna. Ketika kapal Costa Fascinosa dengan 3.161 turis berlabuh di Tunisa dan penumpangnya berwisata ke Museum Bardo di Tunis, terjadi serangan teroris, Rabu (18/3/2015).

Dua pria bersenjata api menyerang dan sempat mengurung turis di museum tersebut. Serangan itu karuan saja membuat panik penumpang dan kru kapal.

“Saya merasakan emosi yang sama ketika kapal Costa Concordia tenggelam,” ujar Tonna seperti dirilis Daily Mail, Kamis (19/3/2015).

1a

Sebagian penumpang bisa kembali ke kapal. Namun lima penumpang hilang nyawa. Belasan lainnya terluka.

Tangis dan haru bergemuruh di dalam kapal. “Kami saling berpelukan dan menangis,” ujar Tonna. (awe)

Costa-Cruises-Fascinosa-ship