Angkasa Pura 2

Kereta 4 Menit Sekali Beroperasi di Jalur MRT Lebak Bulus – Bunderan HI Mulai Agustus 2018

EmplasemenSenin, 23 Maret 2015
locationstations

JAKARTA  (beritatrans.com) РManajemen PT MRT Jakarta menyatakan siap mengoperasikan 16 train (kereta) set atau rangkaian pada Agustus 2018. Pasalnya, perusahaan telah menargetkan penyelesaian proyek pada waktu tersebut.

“Target penyelesaian masih di posisi Agustus 2018, tentunya nanti kami melihat pekerjaan, tantangan saat ini yang bisa diselesaikan lebih cepat,” kata Direktur Konstruksi MRT Jakarta Muhammad Nasir di Jakarta, Senin (23/3/2015).

Nasir menjelaskan, satu train set terdapat enam gerbong, dengan begitu total yang akan dioperasikan pada Agustus 2018 berjumlah 96 gerbong.

“Jumlah penumpang satu set enam gerbong bisa mengangkut 1.500 orang, satu train set sekali jalan. Untuk tahap pertama, kita pesan 16 train set atau 96 gerbong,” ungkapnya seperti dirilis okezone.

Dia mengemukakan PT MRT Jakarta telah menyosialisasikan pembangunan skala besar untuk koridor layang dari Fatmawati hingga Blok M. Di mana pembangunan skala besar tersebut dimulai pada akhir Maret 2015 dengan pekerjaan bangun fondasi tiang.

Proyek MRT koridor Selatan sampai Utara atau dari Lebak Bulus-Bundaran HI akan dibangun 13 stasiun dan satu depo. Di mana, 13 stasiun terdapat tujuh stasiun layang seperti Lebak Bulus, Fatmawati, Cipete, Haji Nawi, Blok A, Blok M dan Sisingamangaraja.

Sedangkan enam stasiun sisanya merupakan stasiun bawah tanah atau underground mulai dari Senayan, Istora, Bendungan Hilir, Setiabudi, Dukuh Atas, dan Bunderan HI.

Transportasi masaal ini tisak dilengkapu stasiun transit seperti pada umumnya yang diterapkan pada kereta api atau KRL. Oleh karena itu tujuh stasiun elevated akan langsung menyambung pada enam stasiun bawah tanah.

“Iya nanti mulai Al Azhar itu sudah turun langsung masuk ke bundaran Senayan dan berhenti di stasiun Senayan,” ungkap Muhammad Nasir.

loading...