Angkasa Pura 2

Kopilot Germanwings Ternyata Sengaja Tabrakkan Pesawat ke Lereng Gunung

KokpitKamis, 26 Maret 2015
germanwingsaccident2403

PARIS (beritatrans.com) – Penyidik insiden jatuhnya pesawat Germanwings yang menewaskan 150 orang di Perancis mengatakan bahwa peristiwa itu adalah akibat kesengajaan kopilot.

Dalam rekaman percakapan yang diperoleh dari kotak hitam diketahui bahwa kopilot sengaja mengunci pilot di luar kokpit. Dia kemudian membuat pesawat menukik jatuh hingga menabrak lereng pegunungan Alpen.

Penyidik belum bisa memastikan apakah ini tindakan bunuh diri atau aksi terorisme. Namun penyidik menegaskan bahwa kopilot berkewarganegaraan Jerman berusia 28 tahun bernama Andreas Lubitz bukanlah teroris.

“Saya kira dia mengunci pintu dan menekan tombol agar pesawat menukik. Itu adalah tindakan disengaja dari kopilot. Dia tidak dikenal sebagai teroris, sama sekali bukan,” ujar penyidik publik Marseille, Brice Robin, dikutip The Guardian dan cnnindonesia.

Penyidik juga belum berani menyimpulkan bahwa Lubitz bunuh diri.

Robin mengatakan bahwa Lubitz mengunci kapten pilot di luar kokpit sebelum menekan tombol agar pesawat menukik.

Selama 20 menit pertama, rekaman menunjukkan percakapan biasa antara pilot dan kopilot, bahkan terdengar cerita. Namun 10 menit terakhir, suara hening, hanya desah nafas Lubitz, sementara kapten pilot terkunci di luar kokpit.

Dalam menit-menit terakhir sebelum pesawat hancur berkeping-keping karena menabrak gunung, terdengar sekilas tangisan kopilot asal Jerman itu sebelum akhirnya tenggelam oleh suara ledakan.

Pesawat Airbus yang dioperasikan maskapai Germanwings milik Lufthansa itu jatuh di selatan Perancis pada Selasa (24/3) dalam penerbangan dari Spanyol menuju Jerman.

Tim penyelamat masih sulit mengevakuasi jenazah 150 penumpang dan kru pesawat yang terserak hingga ratusan meter. Selain cuaca buruk, lereng yang curam serta tempat yang sulit dijangkau menyulitkan proses evakuasi. (awe).

loading...