Angkasa Pura 2

Angkasa Pura II Siap Jelaskan ke DPR Soal Pajak Progresif

BandaraSabtu, 28 Maret 2015
Terminal IC Bandara Soetta

TANGERANG (beritatrans.com) -Manajemen PT Angkasa Pura II siap menjelaskan duduk perkara penerapan pajak progresif khususnya di w area Bandara International Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang Banten. AP II pun mengatakan tak akan alergi jika Anggota DPR melakukan sidak langsung ke bandara.

“Tidaklah (alergi anggota DPR datang sidak). Bagi kami Komisi VI adalah mitra kerja kami juga kan, jadi kami siap menjelaskan mengapa ini dilakukan,” ujar PR Manager PT Angkasa Pura II Achmad Syahir saat dihubungi Kompas.com, Jakarta, kemarin.

Sebelumnya, anggota Komisi VI DPR RI dikabarkan akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta untuk melihat penerapan tarif parkir yang dikenakan pajak progresif oleh Angkasa Pura II (AP) operator bandara.

Syahir menuturkan, kebijakan tarif progresif itu diberlakukan untuk menata parkir di Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang sudah sangat semrawut. Penyebab utama kesemrawutan itu, kata dia, ialah karena kapasitas kendaraan yang parkir dan lahan parkir sudah tak sebanding.

Selain itu, AP II juga sudah melakukan survei bahwa rata-rata lama kendaraan parkir di area parkir reguler ialah empat jam. “Kalau memang hanya untuk mengantar atau menjemput (orang di bandara) kan enggak mungkin selama itu, sementara kita punya parkir inap,” kata dia.

Sebelumnya dikabarkan anggota Komisi VI DPR RI sudah berencana melakukan sidak ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Hal itu diungkapkan oleh Wakil Ketua Komisi VI Dodi Reza Alex Noerdin kepada media.

Menurut Dodi, penerapan tarif pajak progresif pada tarif parkir di Bandara Internasional Soekarno-Hatta aneh karena tak berkomunikasi terlebih dahulu dengan pemerintah daerah dalam hal ini Pemerintah Kota dan Kabupaten Tangerang.(helmi/awe)

loading...