Angkasa Pura 2

KCJ: Ada Tambahan 115 Perjalanan KRL Mulai April 2015

EmplasemenSabtu, 28 Maret 2015

JAKARTA (beritatrans.com) -Direktur Utama PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) Muhammad Nurul Fadhil mengatakan, mulai 1 April 2015 akan ada penambahan jadwal perjalanan KRL di wilayah Jabodetabek. Ke depan akan ada 872 perjalanan KRL per hari atau 115 perjalanan lebih banyak dari sebelumnya. Satu hal yang perlu diperhatikan, jangan sampai terjadi kepadatan apalagi sampai membahayakan keselamatan transportasi.

“Perjalanan akan ditambah untuk hampir semua relasi. Penambahan juga akan dilakukan pada jam-jam sibuk,” kata Fadhil di Jakarta, kemarin.

Penambahan perjalanan misalnya untuk lintas Bogor yang sebelumnya terdapat 357 perjalanan setiap hari, menjadi 391 perjalanan atau mengalami penambahan 34 perjalanan.

Sementara lintas Bekasi dari 126 perjalanan menjadi 153 perjalanan. Lintas Serpong, Parung Panjang, dan Maja dari 118 menjadi 148 perjalanan. Dan lintas Tangerang dari 74 menjadi 88 perjalanan.

Dengan penambahan tersebut, PT KCJ berharap untuk mengakomodasi lebih banyak penumpang. Bahkan, pada penghujung tahun, PT KCJ menargetkan jumlah penumpang KRL mencapai 800.000 orang.

Namun, di sisi lain, peningkatan jadwal perjalanan kereta api juga berdampak pada meningkatnya kemacetan di sekitar perlintasan, terutama perlintasan yang sebidang.

Apalagi penambahan perjalanan juga diberlakukan pada jam-jam sibuk. Antrean panjang kendaraan menuju perlintasan pun tak dapat dihindari.

Bahkan, antrean diprediksi akan mengekor hingga beberapa kilometer karena belum sempat kendaraan melewati perlintasan, palang pintu kereta sudah tertutup lagi. Fadhil mengakui hal ini.

Tetapi, ia mengatakan, tidak banyak pilihan bagi PT KCJ untuk memberikan solusi terkait kemacetan yang terjadi di sekitar perlintasan kereta.

“Kami selalu berkoordinasi dengan pemda untuk menghilangkan perlintasan sebidang secara bertahap, karena memang idealnya perlintasan dibuat tidak sebidang. Namun kewenangannya di pemda, kami agak susah mengurus itu,” tegas Fadhil. (helmi.awe)