Angkasa Pura 2

Jonan: Target Penerimaan PNBP Sektor Transportasi Bisa Capai Rp6 Triliun

Bandara DermagaSelasa, 31 Maret 2015
IMG_20150331_150358_edit

JAKARTA (beritatrans.com) -Menteri Perhubungan Ignasius Jonan menyebutkan tahun ini pihaknya menargetkan setoran penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari sektor transportasi mencapai Rp6 triliun. PP No.11/2015 tentang PNBP memberikan angin segar bagi penerimaan dari sektor perhubungan.

“Target awal Rp3,2 triliun, kemudian dengan PP ini bisa jadi Rp 5 triliun sampai Rp6 triliun,” kata Jonan di Kemenhub, Jakarta, Selasa (31/3/2015).

PNBP itu, lanjut dia bisa berasal dari moda transportasi laut khususnya di pelabuhan, bandara, bahkan terminal dan stasiun.

“Semua subsektor transportasi di Tanah Air menjanjikan penerimaan PNBP. Nilai cukup signifikan untuk pos penerimaan negara,” jelas Jonan.

Di dalam PP No 11/2015, terdapat 235 lembar lampiran tentang rincian pungutan PNBP yang dilakukan oleh Kemenhub. Semua sektor transportasi akan dikenakan obyek PNBP.

Pungutan PNBP yang merujuk pada PP ini mulai berlaku pada 26 Maret 2015 atau 1 bulan setelah diteken Jokowi. Untuk mendorong setoran di lapangan, Kemenhub akan melakukan sosialisasi kepada pihak-pihak yang menjadi obyek pungutan.

“Kita lagi sosialisasi kepada petugas di lapangan. Sosialisasi dilakukan beberapa minggu kepada stakeholders,” ujar Jonan.

Dia menambahkan, Kemenhub akan menjatuhkan sanksi tegas kepada obyek PNBP dan petugas Kemenhub yang ‘main mata’ terkait penarikan setoran PNBP.

Tidak hanya itu, Kemenhub akan menarik setoran PNBP secara online sehingga menimalkan praktik nakal.
“Kita akan buat penyetoran PNBP online. Mungkin mulai dilakukan 1 Juli,” tegas Jonan.(helmi)

loading...