Angkasa Pura 2

Pilot Citilink Pingsan, Kopilot Arahkan Pesawat Balik Lagi ke Bandara Halim

Bandara KokpitSelasa, 31 Maret 2015
Citilink_HLP2(2)

MEDAN (beritatrans.com) – Pesawat Citilink dengan nomor penerbangan QG 142 dari Bandara Halim Perdanakusuma tujuan Bandara Kuala Namu terpaksa kembali mendarat di Bandara Halim Perdanakusuma setelah sang pilot tiba-tiba pingsan.

Informasi yang dihimpun, Senin (30/3/2015), pesawat tersebut terpaksa kembali ke Bandara Halim setelah para penumpang panik karena sang pilot yang bernama Kapten Eddy Soeroso, tiba-tiba pingsan saat pesawat terbang di sekitar wilayah udara Kota Palembang.

Melihat hal itu, co-pilot Citilink bernama Kapten Lutfi yang mengetahui hal itu langsung mengambil alih penerbangan dan membawa pesawat tersebut kembali ke Bandara Halim Perdanakusuma.

Setelah pesawat mendarat di Bandara Halim Perdanakusuma, okezone memberitakan pilot langsung dibawa ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan.

Manager Duty Airport KNIA, Indra Lubis saat dikonfirmasi membenarkan kejadian itu.

“Benar dan sang pilot sudah siuman dan masih dirawat dirumah sakit. Kita belum tahu penyebab sang pilot pingsan.

Menurut Indra, usai mengevakuasi sang pilot, pesawat Citilink tersebut kembali melanjutkan penerbangan menuju Bandara KNIA dengan kendali penuh dari sang co-pilot.

“Pesawat itu diterbangkan oleh co-pilot dan telah mendarat di bandara KNIA dengan selamat,” pungkasnya.

TERBANG LAGI
Penerbangan Citilink QG 142 tujuan Halim Perdanakusuma – Kualanamu pada pukul 08.25 WIB dengan 154 penumpang akhirnya kembali terbang dengan normal setelah mengalami keterlambatan sekitar 3 jam akibat kondisi pilot yang mendadak lemas setelah 20 menit mengudara dan memutuskan untuk kembali ke Bandara Halim Perdanakusuma.

“Pesawat take off sesuai jadwal terbang, namun saat melintasi Palembang pilot mendadak mengalami sakit kepala dan dengan cepat kondisi badannya menjadi lemas. Kopilot kemudian segera mengambil alih penerbangan sesuai prosedur dalam keadaan darurat,” kata President & CEO Citilink Indonesia Albert Burhan di Jakarta, Senin (30/3/2015).

Albert mengatakan hal itu terkait penerbangan Citilink Halim Perdanakusuma – Kualanamu yang mendadak kembali ke Bandara Halim setelah 20 menit terbang. Albert menjelaskan, kopilot kemudian mengambil alih penerbangan dan memutuskan untuk kembali ke Bandara Halim Perdanakusuma dan berhasil melakukan pendaratan dengan aman dan selamat. Manajemen Citilink dengan cepat melakukan pergantian pilot dan kopilot untuk bisa mengejar waktu penerbangan selanjutnya.

Setelah berada di landasan sekitar satu setengah jam, penerbangan kembali dapat dilakukan dan kembali terbang sekitar pukul 11.40 WIB dan mendarat dengan aman dan selamat di Bandara Kualanamu, Deli Serdang, pukul 13.45 WIB.

Berdasarkan kronologi yang disampaikan Citilink, sekitar 20 menit setelah mengudara, tiba-tiba Kapten Pilot Eddy Soeroso mengalami sakit kepala dan merasa sangat lemas. Padahal kondisi kapten pilot sebelum terbang berada dalam kondisi prima. Melihat kondisi yang tidak segera membaik dan kondisi menjadi darurat, kopilot Lutfi kemudian sesuai prosedur keadaan darurat di dalam kokpit pesawat segera mengambil alih penerbangan.

“Segera kopilot meminta cabin crew senior untuk menanyakan kepada penumpang apakah ada dokter yang ‘on board’. Tidak lama ada seorang dokter yang kemudian segera memberikan bantuan selayaknya dan kopilot kemudian memutuskan untuk kembali ke Bandara Halim Perdanakusuma,” kata Albert lagi.

Pesawat mendarat dengan aman di Bandara Halim Perdanakusuma pukul 09.55 WIB dan petugas bersama cabin crew dibantu tim medis setempat segera membawa kapten pilot ke rumah sakit terdekat, RS TNI AU yang masih berada di dalam kompleks pangkalan TNI AU. Kondisi kapten pilot masih dalam pemeriksaan dokter hingga kini walau dilaporkan kondisinya sudah semakin membaik. (tiefa).

loading...