Angkasa Pura 2

Gaikindo: Pelabuhan Cilamaya Dukung Pertumbuhan Industri Otomotif di Karawang dan Bekasi

DermagaRabu, 1 April 2015
SPG5-tokopoker

JAKARTA – Para pelaku industri automotif mendukung rencana Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk membangun pelabuhan dekat dengan sentra industri, yakni Cimalaya, Karawang. Dengan adanya pelabuhan yang dekat dengan sentra industri, maka akan mendukung pertumbuhan ranah industri.

Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Yongki Sugiarto, mengatakan saat ini industri automotif memang cenderung tumbuh di wilayah timur Jabodetabek. Oleh karena itu, dia mengatakan daerah Cilamaya merupakan lokasi yang paling strategis untuk menunjang industri di daerah Bekasi, Karawang dan sekitarnya.

“Kami berharap sentra automotif bisa berdekatan dengan pelabuhan, tentunya untuk tekan biaya. Kami harus bersaing degan negara lain. Sehingga kita bisa bersaing atas dasar biaya-biaya distribusi ke pelabuhan,” tutur dia dalam acara diskusi di Hotel Pullman, Jakarta, Selasa (31/3/2015).

Yongki menjelaskan, selain untuk menekan biaya distribusi, adanya pelabuhan baru juga akan menunjang para pelaku industri otomotif untuk mendorong kuantitas ekspornya. Pasalnya, pelabuhan yang ada saat ini sudah tidak mempunyai kapasitas yang memadai.

Dia memperkirakan pertumbuhan ekspor industri otomotif akan tumbuh 20 persen setiap tahunnya. Pertumbuhan tersebut juga harus didukung oleh adanya infrastruktur yang baik.

“Kami perkirakan pertumbuhan ekspor kan tahun lalu sebesar 200 ribu unit minimal 20 persen per tahun. Kalau 20 persen terus setiap tahun enggak lama 1 juta. Ini tidak mungkin menampung 1 juta di pelabuhan yang ada saat ini,” ujarnya seperti dikutip okezone.com.

Selain ekspor, dia mengatakan industri otomotif juga membutuhkan infrastruktur untuk memenuhi kebutuhan bahan baku yang diimpor dari luar negeri. Berdasarkan hal itu, pelabuhan dinilai syarat mutlak untuk pertumbuhan industri otomotif.

“Kami juga masih impor bahan baku untuk komponen maupun bahan baku kendaraan bermotor itu sendiri. Pelabuhan merupakan sarana yang tidak bisa dilupakan, jadi syarat mutlak,” tegasnya. (anky).