Angkasa Pura 2

Penjualan Pertamax Januari-Februari Naik Tipis 0,93 Persen

Energi KoridorRabu, 8 April 2015
SPBU Pertamax

JAKARTA (beritatrans.com) – Sejak November 2014 kinerja penjualan perusahaan minyak nasional PT Pertamina (Persero) terus menurun hingga Februari 2015. Momentum turunnnya harga minyak dunia, yang diikuti pada penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi di Tanah Air, seperti Pertamax, misalnya belum mampu mendongkrak penjualan produk BBM itu.

Faktanya,mpenjulan pertamax naik naik tipis, sebesar 0,93 persen, pada periode Januari-Februari 2015,” kata Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Dwi Soetjipto dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VI DPR-RI, Jakarta, Selasa (7/4/2015).

“Terjadi penurunan antara lain disebabkan disparitas antara solar subsidi dan non-subsidi kecil, dan premium sudah tidak disubsidi. Sehingga penyaluran yang tidak pada tempatnya berkurang,” jelas Dwi lagi.

Dia menuturkan, telah terjadi penurunan penjualan premium pada Januari dan Februari, di sisi lain terjadi peningkatan penjualan pertamax. Adapun penjualan kerosene atau minyak tanah relatif stabil namun sedikit menurun, karena konversi ke gas.

“Jadi, ada satu yang menarik yaitu perpindahan dari pengguna premium ke pertamax, sehingga (penjualan) pertamax naik 0,93 persen,” kata dia.

Tak hanya peralihan konsumen premium ke pertamax, Dwi juga menyampaikan konsumen solar pun beralih ke pertadex. “Penggunaan BBN nabati terjadi peningkatan 0,02 persen dan penjualan melalui ISC atas kelebihan dalam negeri dijual ke luar negeri terjadi peningkatan 0,04 persen,” pungkas Dwi.(hel/aw)

loading...