Angkasa Pura 2

BP2IP Sorong Wisuda Perwira Pelayaran Niaga Angkatan Pertama

SDMKamis, 9 April 2015
Pelaut diwisuda

SORONG (beritatrans.com) -Balai Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran (BP2IP) Sorong, Papua Barat menggelar wisuda Perwira Remaja Pelayaran Niaga Program Diklat Pelaut–IV, Pembentukan serta Pelepasan Taruna Prala Angkatan ke 4. Ini adalah wisuda perdana untuk perwira pelaut niaga angkatan pertama dari Kampus BP2IP Sorong.

Acara digelar di Kampus BP2IP Sorong Kamis tanggal (9/4/2015). Acara dihadiri Kepala BPSDM Perhubungan dan staf, Walikota Sorong dan jajaran Muspiko di Papua Barat itu.

Sebanyak 100 perwira pelaut niaga yang disiwisuda ini, merupakan lulusan pertama BP2IP Sorong. “Mereka adalah putra Papua dan Papua Barat yang dididik menjadi perwira pelaut kapal niaga di kampung halaman sendiri,” kata Kepala Badan Pengembangan SDM Perhubung Wahju Satrio Utomo di Sorong, Kamis.

Pada kesempatan itu, Tommy juga melepas Taruna Prala Angkatan 4 peserta diklat Balai Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran Sorong.

“Prala merupakan bagian dari program pendidikan dan latihan wajib bagi calon peluat. Belajar dan berlatihlah dengan baik selama di kapal. Semua akan menjadi bekal dan pengalaman anda sebelum berlayar yang sebenarnya,” jelas Tommy.

Dia berpesan, pelantikan sebagai perwira pelayaran niaga bagi para peserta diklat kepelautan adalah merupakan sebuah moment yang bersejarah bagi peserta diklat sebagai titik awal perjalanan panjang pengabdiannya bagi bangsa dan negara khususnya di sektor maritim.

“Karirnya sebagai seorang pelaut berawal dari sini. Pelantikan ini sekaligus sebagai puncak keberhasilan para orang tua dan keluarga yang telah ikut mendukung untuk mengantarkan mereka menyongsong masa depan,” papar Tommy.

Bagi Kota Sorong, lanjut dia, Pelantikan Perwira Remaja Kapal Niaga ini menjadi suatu kebanggaan tersendiri karena dari kota “Pintu Gerbang Masuk Papua” ini berhasil mendidik Pelaut-Pelaut professional yang dapat berkontribusi bagi Papua khususnya serta bangsa Indonesia.

“Ahli Nautika dan Ahli Teknika tingkat IV adalah Ijazah Kompetensi Kepelautan untuk perwira pelayaran niaga yang diperoleh dengan tidak mudah. Semua itu harus melalui proses diklat di kampus dan di kapal serta melalui pengujian kompetensi oleh Dewan Penguji Keahlian Pelaut yang nantinya memberikan kewenangan bagi pemiliknya untuk diberikan tugas dan tanggung jawab sebagai seorang perwira pada daerah pelayaran “Near Coastal Voyage” sesuai dengan sistem Pendidikan, Ujian dan Sertifikasi Keahlian Pelaut Kapal Niaga,” terang Tommy.

“Anda telah meraih ijazah kompetensi ini. Mendapat penghargaan dan pengakuan keberadaannya dengan melepas mereka untuk mendarma baktikan pengetahuan, kemampuan dan keahliannya bagi kepentingan bangsa dan negara dibidang kemaritiman,” pesan Tommy.

“Indonesia adalah negara kepulauan. Indonesia membutuh perjuangan dan pengabdian Anda sebagai pelaut yang profesional,” sebut Tommy.

Harus diingat, tambah dia, dengan kemajuan teknologi dan arus informasi yang begitu pesatnya membawa perubahan dan tantangan yang menuntut kerja keras. Konsentrasi dan usaha yang terus menerus untuk mengimbanginya sekaligus meningkatkan profesionalisme sebagai seorang pelaut. Disanalan hidup dan masa depan anda dan bangsa ini dipertaruhkan,” tegas Tommy.(helmi)

Terbaru
Terpopuler
Terkomentari