Angkasa Pura 2

Terima Uang Suap, Anggota DPR dari PDIP Adriansyah Ditangkap KPK

SDMJumat, 10 April 2015
30934_620_tempoco

JAKARTA (beritatrans.com) – Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK, Priharsa Nugraha, membenarkan pihaknya telah melakukan penangkapan terhadap beberapa orang di Bali.

“Sementara ini, yang baru bisa disampaikan adalah benar pada Kamis (9/4) KPK telah melakukan penangkapan terhadap beberapa orang di Bali,” kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha di Jakarta, Jumat.

Namun, dia belum ingin menyampaikan secara rinci siapa orang yang ditangkap maupun dugaan kasus yang menjerat orang tersebut.

Secara terpisah, eite Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyatakan salah satu anggota mereka ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi, Kamis malam (9/4). Politikus yang ditangkap itu kini menjabat anggota Dewan Perwakilan Rakyat periode 2014-2019.

“Namanya Adriansyah,” kata Ketua Dewan Pimpinan Pusat Bidang Hukum PDIP Trimedya Panjaitan kepada CNN Indonesia, Jumat (10/4).

Adriansyah duduk di Komisi IV DPR yang membidangi pertanian, kehutanan, kelautan, perikanan, dan pangan. Dia berasal dari daerah pemilihan Kalimantan Selatan II.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Adriansyah ditangkap di Swiss Bel Hotel, Sanur. Dari tangannya, KPK menyita uang suap senilai ratusan juta rupiah.

Informasi yang didapat dari seorang pejabat KPK, Kamis (9/4/2015), penangkapan dilakukan pada malam tadi. Tim KPK telah membuntuti sang anggota dewan sejak beberapa waktu yang lalu.

Nah, setelah sekian lama dibuntuti, anggota dewan itu diketahui sedang melakukan transaksi suap di sebuah hotel mewah di Sanur, Bali. Tim KPK langsung melakukan penggerebekan dan sang anggota dewan tak bisa berkutik saat ditangkap.

Uang ratusan juta rupiah juga diamankan dari tangan anggota dewan itu. Tak berapa lama, anggota dewan bersama barang bukti uang ratusan juta rupiah diamankan.

Saat ini, KPK tengah dalam proses menerbangkan sang anggota dewan ke Jakarta. Diperkirakan besok pagi sang anggota dewan akan sampai di gedung KPK dan langsung menjalani pemeriksaan intensif. Sesampainya di KPK, anggota dewan itu akan langsung menjalani pemeriksaan intensif selama 24 jam nonstop. (anky).

loading...