Angkasa Pura 2

Badrodin Haiti Dilantik Jadi Kapolri Jumat Pagi

Aksi PolisiKamis, 16 April 2015
komjen-pol-badrodin-haiti

JAKARTA (beritatrans.com) – Menteri Koordinator Bidang Poltik Hukum dan Keamanan Tedjo Edhy Purdijatno memastikan Komisaris Jenderal Badrodin Haiti dilantik oleh Presiden Jokowi, Jumat (17/4/2015).

Pelantikan itu digelar menyusul persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) terhadap pencalonan Badrodin sebagai Kapolri menggantikan penunjukan Komisaris Jenderal Budi Gunawan.

“Tadi dari Setneg disampaikan pelantikan jam 9 pagi. Sudah selesai dari DPR dan Pak Badrodin bisa dilantik,” kata Tedjo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (16/4).

BEBAS KORUPSI
Sebelumnya, dalam tes uji kelayakan tersebut, Badrodin menjelaskan ada delapan komitmen yang akan dipegang teguh jika dirinya menjadi orang nomor satu di tubuh Polri nanti.

Komitmen pertama Badrodin adalah soal korupsi. Ia mengatakan akan menjaga integritasnya dengan cara tidak menyalahgunakan wewenangnya sebagai Kapolri.

“Menjaga integritas dengan tidak menyalahgunakan wewenang, bertanggung jawab, bersih bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme, serta menjunjung tinggi etika dan moral,” kata Badrodin.

Komitmen kedua Badrodin adalah soal soliditas. Jenderal yang pernah memimpin empat Polda ini mengaku akan melakukan konsolidasi internal dan menyiapkan langkah-langkah strategis untuk mewujudkan Polri yang solid.

Ketiga, Kapolri akan membangun sinergi polisional dengan cara melakukan koordinasi dengan stake holder terkait guna memudahkan dan memperlancar program-program yang telah direncanakan dan ditetapkan.

“Keempat adalah kesinambungan, yaitu melanjutkan program-program yang telah dilaksanakan oleh Kapolri sebelumnya,” ujarnya.

“Kelima yaitu kepemimpinan transformatif. Menunjukkan teladan pemimpin yang memiliki kompetensi proaktif tegas, tidak ragu-ragu dan bertanggung jawab, serta melayani dan memberdayakan anggota serta antisipatif terhadap perubahan,” kata Badrodin melanjutkan.

Sementara komitmen keenam adalah soal pembinaan internal. Badrodin akan menerapkan pemberian penghargaan bagi yang berprestasi dan menindak bagi yang melakukan pelanggaran serta meningkatkan kesejahteraan personel Polri.

Selanjutnya adalah komitmen soal pelayanan prima. Badrodin mengatakan akan mewujudkan pelayanan prima kepada masyarakat dengan lebih mudah, cepat, nyaman, dan humanis.

“Ke delapan adalah taat azaz, yaitu bersikap serta berperilaku sesuai etika, prosedur, hukum, dan norma-norma berlaku,” kata Badrodin. (awe).

loading...