Angkasa Pura 2

Diteror Bom, Pesawat Batik Air dari Ambon Tujuan Jakarta, Mendarat Darurat di Makassar

KokpitJumat, 17 April 2015
f8e04095-9d77-425d-912d-35678a362d4f_169

MAKASSAR (beritatrans.com) – Penumpang pesawat Batik Air dari Ambon tujuan Jakarta mengatakan ancaman bom menyebabkan pesawat yang mereka tumpangi mendarat di bandara Internasional Hasanudin, Makassar, Jumat pagi, dan penumpangnya diperiksa intensif.

Salah seorang penumpang, Pieter Saimima, saat dihubungi dari Ambon, Jumat, menyatakan dirinya menjalani karantina setelah mendarat di bandara Internasional Hasanuddin.

“Sebenarnya posisi pesawat sudah lewat Makassar. Namun, tiba – tiba diumumkan bahwa pesawat mendarat darurat di bandara Internasional Makassar dengan alasan gangguan teknis,” ujarnya seperti dikutip antaranews.com.

Menurut dia, setelah pesawat mendarat para penumpang langsung diarahkan ke ruangan karantina, selanjutnya dilakukan pemeriksaan secara intensif.

“Kami diperiksa hingga kaus kaki dan dilarang keluar dari ruangan karantina,” ujarnya.

Pieter yang adalah Kadis Perhubungan Kota Ambon itu ke Jakarta untuk urusan dinas bersama Kadis PU setempat, Brury Nanulaitta.

Ia mengaku telah diberikan makanan dan hingga pukul 10.40 WIT belum diizinkan keluar dari ruangan karantina.

Penumpang lainnya yang memanfaatkan jasa pesawat tersebut antara lain Sekretaris DPRD Maluku, Roy Manuhuttu, Staf Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pemprov setempat, Umat Alhabsy.

Keluarga penumpang Batik Air di Kota Ambon dan sekitarnya meresahkan ancaman bom tersebut sehingga bertanya ke berbagai pihak berkompoten.

“Kami khawatir sekiranya ancaman bom itu benar dan musibah besar melanda Maluku sekiranya bahan peledak itu meledak di dalam pesawat,” kata seorang keluarga penumpang.

AMAN
Direktur Utama Batik Air Achmad Luthfie memastikan bahwa tidak ada bom di dalam pesawat dengan nomor penerbangan ID 6171 rute Ambon-Jakarta setelah Tim Gegana Brimobda Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan dan Barat memeriksanya.

“Hasilnya aman, tidak ada bom di dalam pesawat,” kata Luthfie kepada Antara melalui pesan singkat elektronik di Jakarta, Jumat.

Achmad Luthfie juga mengemukakan seluruh penumpang Batik Air tujuan Ambon – Jakarta, yang pesawatnya diancam bom, akan diberangkatkan dengan pesawat lain untuk menjamin kenyamanan dan keamanan hingga sampai tujuan di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng.

“Nanti penumpang akan diberangkatkan dengan pesawat yang berbeda supaya penumpang nyaman dan aman,” katanya kepada Antara. (ant).