Angkasa Pura 2

Kapolri: 7.000 Polwan akan Berjilbab

Aksi PolisiSaturday, 18 April 2015

JAKARTA (beritatrans.com) – Kapolri Jenderal Badrodin Haiti yang baru dilantik telah membuat terobosan saat menandatangani aturan tentang jilbab bagi Polisi Wanita (Polwan) yang dituangkan dalam Surat Keputusan Kapolri Nomor: Kep/245/II/2015 tertanggal 25 Maret 2015.

Perubahan aturan ini tentu membuat wajah Polri akan menjadi lebih Islami dibandingkan sebelumnya.

Anak dari mendiang Kiai Haji Achmad Haiti, seorang ulama dari Paleran, Jember, Jawa Timur, itu memang dikenal sebagai sosok santri.

“Sudah ada sekitar 7.000, dari 16.000 Polwan, yang menyatakan akan mengenakan jilbab. Pertimbangan keluarnya seragam polisi jilbab itu banyak. Misalnya jilbab selama ini sudah digunakan Polwan di Aceh dan terbukti tidak ada masalah,” kata Badrodin saat berbincang dengan Beritasatu.com dalam beberapa kesempatan.

Pertimbangan lainnya, masih kata Badrodin, karena mengenakan jilbab itu adalah hal yang terkait dengan keyakinan dalam agama Islam jika jilbab adalah sesuatu yang diwajibkan karena menutup aurat.

polwan-berjilbab-540x350

Kalau jilbab dibolehkan artinya suatu saat polisi lelaki boleh berjenggot?

“Tidak. Pasti tidak. Itu karena berjenggot itu (dalam Islam) itu juga bukan sesuatu yang wajib. Itu sunnah. Itu beda dengan jilbab yang wajib itu,” tegas Badrodin. (Tiefa).