Angkasa Pura 2

IPW: Pecat Anggota Polri Yang “Menjual Profesi”

Aksi PolisiMinggu, 19 April 2015
anggota Polri

JAKARTA (beritatrans.com) -Kapolri Komjen Pol Badrodin Haiti selayaknya segera mengakhiri dan menertibkan anggota Polri yang tugas rangkap “menjual profesinya”, terutama terhadap anggota polisi yang menjadi backing, pengawal khusus para cukong, bodyguard pengusaha maupun kurir orang-orang berduit. Pecat mereka dari institusi Polri karena pekerjaan mereka rawan penyelewenagan dan melecahkan amanat dan kepercayaan rakyat.

“Selain melanggar etika kepolisian, tugas yang mereka lakukan berada di wilayah abu-abu pelanggaran hukum,” sebut Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta Pane di Jakarta, Minggu (19/4/2015).

Menurut dia, ada dua kasus “menjual profesi” anggota kepolisian ini sudah menjatuhkan citra Polri. “Pertama, kasus penembakan anggota polisi di depan KPK saat mengawal sejumlah truk dan kasus penangkapan anggota polisi oleh KPK, saat menjadi kurir pemberian uang suap kepada anggota DPR,” jelas Neta.

Haiti, lanjut IPW, punya kapasitas, kapabilitas dan kemampuan untuk melakukan keempat hal itu. Dia sekarang yang memegang tongkat komando di korp baju coklat itu.

“Untuk itu Haiti harus melakukannya dengan cepat dan serius, mengingat usia jabatannya sengat pendek. Hanya 1,3 tahun,” papar Neta.

Secara profesional, Haiti adalah satu satunya jenderal polisi saat ini yang pernah empat kali menjadi Kapolda, pati di Mabes Polri sampai dipercaya menjadi Plt Kapolri selama bebetapa bulan.

“Dengan kemampuan dan integritas dia selama mengabdi di Polri, sesungguhnya Haiti bisa melakukan terobosan untuk membenahi Polri dengan maksimal,” tegas Neta.(helmi)

Terbaru
Terpopuler
Terkomentari