Angkasa Pura 2

Railink Pesan 10 KA Dari PT INKA Madiun

EmplasemenSenin, 20 April 2015
Heru, railink

JAKARTA (beritatrans.com) -PT Railink Indonesia sudah memesan 10 KA dari PT Industri Kereta Api (Inka). Dalam waktu 14 bulan sampai 18 bulan mendatang, KA tersebut dikirimkan oleh PT Inka.

“Total biaya pembangunan KA Bandara Soekarno-Hatta  mencapai Rp2,5 triliun. Dana itu terdiri dari pinjaman Rp2 triliun dan sisanya Rp 500 miliar akan menggunakan dana kas KAI dan Railink,” kata Direktur PT Railink Heru Kuswanto di Jakarta, Senin (20/4/2015).

KA tersebut termasuk untuk mendukung operasional KA Bandara Soekarno-Hatta. Sebelum mencapai Stasiun Manggarai Jakarta Selatan, tentu butuh pemadu moda. “Selama ini, banyak penumpang pesawat terbang yang menggunakan jasa KRL yang sudah eksis beroperasi di Jabodetabek,” kata Heru.

Nantinya, KA bandara akan beroperasi dari Stasiun Manggarai ke Stasiun Bandara Soekarno-Hatta melewati Stasiun Sudirman Baru, Duri, dan Batu Ceper sebagai stasiun pemberhentian. Total jarak yang dilintasi adalah sepanjang 36,3 km, yang terdiri dari 24,2 km jalur existing dan 12,1 km jalur baru.

Proyek pembangunan KA bandara dilakukan oleh PT KAI dalam hal pembangunan prasarana infrastruktur, antara lain berupa pengadaan lahan, signaling, listrik aliran atas, dan pembangunan stasiun di luar kawasan Bandara Soekarno-Hatta.

Sementara itu, PT Railink mendapat tugas pengerjaan penyediaan sarana kereta bandara.(hel/awe)