Angkasa Pura 2

Kemenhub Akan Pasang CCTV Di Terminal Petikemas Pelabuhan Tanjung Priok

DermagaJumat, 8 Mei 2015
2015-05-02 08.40.32

JAKARTA (beritatrans.com) – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan memasang CCTV untuk memonitor di terminal-terminal petikemas Pelabuhan Tanjung Priok untuk memantau  tingkat pemakaian lapangan penumpukan atau Yard   Occupancy Ratio (YOR) dan lamanya barang berada  di lapangan penumpukan (long stay).

Kepada beritatrans. com, Menteri Ignasius Jonan mengemukakan itu di sela – sela kunjungan kerja di Pelabuhan Tanjung Priok Kamis (7/05/2015), untuk melihat upaya menekan dwelling time di pelabuhan tersebut.

Ditanya kapan pastinya monitor dipasang? Jonan mengatakan setelah  “inaport” (sistem aplikasi terpadu berbasis IT)  mulai berfungsi Agustus mendatang.

Keputusan Menhub  No KP 807 Tahun 2014
menetapkan YOR tidak boleh melampaui 65 persen dan lamanya barang di lapangan penumpukan tidak boleh lebih dari 7 hari. Jika YOR atau barang berada di penumpukan melampai ketentuan tsb barang harus dipindahkan ke lapangan penumpukan (TPS) di luar pelabuhan.

Namun, kenyataannya Keputusan Menhub tersebut tidak diindahkan oleh beberapa  pengelola terminal karena tergiur dengan tarif progresif sampai 750 % dari tarif dasar/kontainer/hari  bagi kontainer lebih dari 7 hari di lapangan penumpukan. 

Kondisi ini   mengganggu kelancaran arus barang dan tidak selaras dengan upaya pemerintah menekan dwelling  time (lamanya barang berada di pelabuhan) yang ditargetkan menurun dari 5,2 menjadi 4,7 hari.

Jonan menmgatakan upaya menekan dwelling time sangat penting untuk menurunkan biaya logistik yang masih tinggi. (Wilam)