Angkasa Pura 2

Tommy: Kapasitas Komptensi dan Integritas Jadi Pertimbangan Seorang Dilantik Dalam Jabatan Tertentu

SDMSabtu, 9 Mei 2015
Tommy Ltk Bli2

BALI (beritatrans.com) -Rotasi jabatan dan pelantikan pejbat di lingkungan Badan Pengembangan SDM Perhubungan adalah bagian dari reformasi birokrasi dalam rangka pemantapan dan peningkatan kapasitas kelembagaan, serta merupakan bagian dari pola pembinaan karier pegawai.

“Parameter utama yang digunakan dalam menentukan jabatan bagi setiap pegawai dilakukan melalui pertimbangan kapasitas, kompetensi, dan integritas. Loyalitas, moralitas, pangkat serta nilai pengabdian dan komitmen terhadap tugas serta tanggung jawab kepada Negara,” kata Kepala Badan Pengembangan SDM Perhubungan Kementerian Perhubungan Wahju Satrio Utomo saat pelantikan Ketua BP2TD Bali, Jumat (8/5/2015 silam.

Dalam siaran pers yang diterima beritatrans.com Tommy mnambahkan, dalam konteks ini, mutasi jabatan harus dimaknai sebagai suatu penugasan, dan secara lebih bijak merupakan suatu amanah.

“Setiap perpindahan tugas dan area kerja akan memperkaya pengalaman dan wawasan bagi setiap pegawai atau pejabat dalam mengadaptasi lingkungan strategis yang berubah sedemikian cepat, sehingga mampu meningkatkan potensi pembinaan karier. Pembinaan karier harus selalu dilihat sebagai salah satu tujuan dari keseluruhan kebijakan pemantapan organisasi dalam rangka menciptakan pemerintahan yang baik melalui reformasi birokrasi,” jelas Tommy.

Kepada pejabat baru, Tommy berpesan agar dapat melanjutkan hal-hal yang baik yang telah dibangun oleh pejabat yang lama dan ciptakanlah suasana yang kondusif dalam organisasi, jalinlah komunikasi yang intensif dengan pihak internal dan para mitra kerja unit Kerja saudara.

“Lakukanlah tindakan-tindakan yang bersifat inovatif guna membawa kemajuan, perubahan dan pembaharuan di lingkungan unit kerja. NegerininiteritamaBP2TD Bali membutuhkan kerja keras dan pengabdian Anda, untuk mendidik dan menyiapkan SDM transportasi yang andal dan profesional,” kata Tommy mengingatkan.

“Tantangan ke depan, terutama menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) bukan semakin mudah dan ringan. Tantangan makin berat dan praktis membutuhkan SDM dengan kualiifikasi dan profesionalisme yang tinggi. Jika tidak, maka akan terlibat oleh serbuan asing termasuk masuknya para pekerja asing ke Indonesia,” tegas Tommy.

“Lembaga pendidikan sebagai BP2TD Bali mempunyai peran dan tanggung jawab yang besar, untuk menyiapkan SDM yang profesional dan siap bersaing di masa mendatang. Selamat bertugas dan sukses di tempat kerja yang baru,” tegas Tommy.(helmi).