Angkasa Pura 2

Gaji Pelaut di Kapal Asing Masih Menggiurkan

DermagaMinggu, 10 Mei 2015
Pelaut

JAKARTA (beritatrans.com) – Bekerja sebagai pelaut di kapal-kapal milik asing masih menjadi incaran para pelaut nasional, baik oleh yang baru menyelesaikan studi maupun para pelaut yang telah berpengalaman.

Besarnya nilai gaji tentu saja menjadi magnet kuat. Bayangkan saja, pelaut pemula yang bekerja di kapal asing rata-rata mendapatkan gaji pokok sebesar 635 dolar AS per bulan. Kalau dikursnya dengan mata uang rupiah yang berlaku saat ini, yakni sekitar Rp12.000 per dollar AS, maka gaji para pelaut yang baru lulus sekolah itu sebesar Rp7,6 juta per bulan.

“Sedangkan gaji pokok bagi pelaut yang sudah berpengalaman dan memegang jabatan di atas kapal seperti juru mudi adalah 1.025 dolar AS atau setara dengan Rp12,3 juta per bulan,” kata Sekretaris Jenderal Kesatuan Pelaut Indonesia (KPI) Sonny Pattiselano kepada beritatrans.com di Jakarta, Minggu (10/5/2015).

Gaji sebesar itu menurut Sonny masih berupa gaji pokok berdasarkan standar organisasi buruh dunia atau International Labour Organization (ILO). “Kalau ditambah dengan tunjangan-tunjangan bagi pelaut pemula bisa mencapai Rp9 juta per bulan. Sedangkan pelaut berpengalaman bisa mencapai Rp15 juta per bulan,” ujar Sonny.

Dengan iming-iming gaji sebesar itu maka sangat wajar bila hingga saat ini para pelaut Indonesia yang ingin bekerja di kapal asing sangat tinggi. “Jumlahnya (pelaut nasional yang bekerja di kapal asing) saat ini sekitar 200 ribu orang. Bahkan kalau digabungkan dengan pelaut-pelaut yang bekerja di kapal ikan milik asing jumlahnya bisa mencapai 300 ribu orang,” katanya. (aliy)