Angkasa Pura 2

BKPM Senang Lembaga Non Bank Mau Biayai Sektor Maritim

DermagaSelasa, 12 Mei 2015
Galangan Kapal

JAKARTA (beritatrans.com) – Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengapresiasi langkan lembaga keuangan non bank yang bersedia memberikan pendanaan untuk proyek-proyek di sektor maritim. Lembaga non bank ini tergabung dalam Industri Keuangan Non Bank (IKNB).

“Pendanaan non bank merupakan langkah yang tepat untuk meningkatkan investasi sektor maritim,” kata Kepala BKPM ranky sibarani di Jakarta, Selasa (12/5/2015).

BKPM mencatat investasi sektor kemaritiman pada 2014 mencapai 170,4 juta dolar AS untuk penanaman modal asing (PMA) dan Rp301,5 miliar untuk penanaman modal dalam negeri (PMDN) dengan penyerapan tenaga kerja sebanyk 14.888 orang.

Sebelumnya, pada akhir 2014, pemerintah menyepakati untuk memberikan berbagai insentif bagi industri galangan kapal seperti estitusi pajak pertambahan nilai (PPN) atau tidak dipungut, bea masuk ditanggung pemerintah (BMDTP) untuk impor komponen yang bersinggungan dengan industri lain, pembebasan bea masuk (BM) impor komponen, dan pengurangan pajak (tax allowance).

Pemerintah sendiri memperkirakan investasi sektor galangan kapal pada 2015 mencapai Rp30 triliun.

Pemerintah juga telah menerbitkan PP Nomor 18 Tahun 2015 tentang Fasilitas Pajak Penghasilan untuk Penanaman Modal di Bidang-Bidang Usaha Tertentu dan/atau di Daerah-Daerah Tertentu.

Sebanyak 143 bidang usaha yang dapat menikmati fasilitas “tax allowance”, termasuk beberapa bidang usaha sektor kemaritiman, antara lain industri galangan kapal, industri peralatan, perlengkapan dan bagian kapal, serta industri terkait perikanan antara lain industri pembesaran ikan laut, pembesaran ikan air tawar, penangkapan “mollusca” di laut, penangkapan “crustacea” di laut dan penangkapan ikan bersirip di laut. (aliy)