Angkasa Pura 2

Kemendag & Kemenhub Akan Operasikan Kapal Jajakan Sembako di Indonesia Timur

DermagaSelasa, 12 Mei 2015
tmp_8488-cari-pesawat-airasia-kemenhub-terjunkan-kapal-navigasi-77036615465399

JAKARTA (beritatrans.com) – Rencana pemerintah untuk membuka Gerai Maritim akan menjangkau 30 pelabuhan kecil dengan memiliki enam trayek, baik kapal barang maupun kapal penumpang.

Gerai Maritim tersebut nantinya menjual barang kebutuhan pokok penting, termasuk sembako, di wilayah timur Indonesia.

“Kapal itu nantinya akan menjangkau 30 pelabuhan kecil dengan enam trayek,” kata Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Srie Agustina seusai menghadiri acara Peringatan Hari Konsumen Nasional 2015, di Jakarta, Minggu (10/5/2015).

Srie mengatakan, rencana yang tengah dibahas oleh Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tersebut, dalam pelaksanaannya akan menggunakan kapal barang, namun untuk pilot project sebelum Hari Raya Idul Fitri 2015, akan menggunakan kapal penumpang yang memiliki palka.

“Kemenhub itu memiliki anggaran untuk membeli kapal barang, namun masih menunggu pencairan dana karena masih di (kasih tanda) bintang. Sekarang kita akan menggunakan kapal penumpang yang ada palkanya, dalam rangka pilot project sebelum Lebaran,” ujarnya.

Srie menambahkan, Gerai Maritim tersebut diharapkan mampu memberikan efisiensi sehingga disparitas antara harga kebutuhan pokok di wilayah barat dan timur Indonesia semakin mengecil atau menurun.

“Kita inginkan efisiensi dan membangun distribusi yang baik, agar disparitas harga antara barat dan timur Indonesia bisa menipis,” ujar Srie.

Konsep Gerai Maritim tersebut nantinya akan menjual barang-barang kebutuhan pokok penting dengan harga yang sama di 30 pelabuhan kecil kawasan Timur Indonesia yang dilalui enam trayek kapal barang dan kapal penumpang perintis baik melalui PT Pelni maupun anggota INSA.

Gerai Maritim tersebut merupakan bentuk keterlibatan Kementerian Perdagangan untuk mendukung program tol laut Presiden Joko Widodo, untuk menjamin ketersediaan dan stabilisisasi harga kebutuhan pokok dan barang penting.

Selain itu juga diharapkan mampu mengurangi disparitas antardaerah dengan mengoptimalkan kapal penumpang perintis yang telah beroperasi dan rencana PT Pelni untuk mengoperasikan kapal barang perintis yang akan melayani wilayah-wilayah terpencil dan terluar Indonesia. (fani).

loading...