Angkasa Pura 2

Waduh..! Ratusan Orang Blokade Jalan Bandara Mozes Kilangin

BandaraRabu, 13 Mei 2015
Bandara Mozes Kilangin

JAYAPURA (beritatrans.com) – Ratusan orang menggelar unjuk rasa dan memblokade ruas jalan utama di Kota Mimika dan jalan akses ke Bandara Mozes Kilangin, Selasa (12/5/2015). Mereka menuntut agar anggota DPRD terpilih segera dilantik.

Akibat aksi tersebut, ruas jalan yang menghubungkan Kota Timika dengan Kuala Kencana dan jalan menuju Bandara Mozes Kilangin sempat lumpuh total.

Para pengunjuk rasa mulai berkumpul di Timika, sekitar pukul 04.40 WIT. Mereka kemudian memblokade Jalan Cenderawasih, Satuan Pemukiman 2 (SP-2). Mereka melintangkan kayu di tengah jalan dan membakar ban bekas. Akibat blokade tersebut, arus lalu lintas dari Kota Timika menuju Kuala Kencana lumpuh total selama 1 jam, sebelum akhirnya blokade dibersihkan Patroli Polsek Kuala Kencana.

Selanjutnya para pengunjuk rasa bergerak ke Jalan Bandara, dan melakukan blokade jalan dengan melintangkan 2 buah dump truk dan beberapa mobil yang mengangkut pengunjuk rasa. Ratusan massa kemudian berkumpul di Bundaran Bandara Mozes Kilangin, Check Point Mil 28. Aksi tersebut praktis menutup jalan menuju Bandara.

Dalam orasinya, Ketua DPC Partai Hanura Mimika, Saleh Alhamid mengatakan sengaja melakukan aksi tersebut supaya tuntutan mereka ditanggapi Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat. Menurutnya Gubernur Papua dan Ketua KPU Papua tidak tegas menyikapi keputusan KPU Mimika sehingga pelantikan anggota DPRD Mimika terkatung-katung.

“Jikalau mereka tidak mampu, kami harap pemerintah pusat bisa mengambil alih dan membuat keputusan agar roda pemerintahan di Kabupaten Mimika bisa berjalan normal. Bayangkan siapa yang mengontrol APBD Kabupaten Mimika sebesar 2,2 triliun rupiah?” jelas Saleh seperti dilansir Tribunnews.com

Massa sempat berkeras menutup jalan menuju Bandara, terlebih setelah ratusan massa dari Kampung Kwamki Narama ikut bergabung dengan pengunjuk rasa. Setelah bernegosiasi dengan Kabag Ops Polres Mimika, Kompol Arnolis Korowa akhirnya massa mau membuka blokade dan hanya berkumpul didalam pinggir jalan. (aliy)

loading...