Angkasa Pura 2

Bobby: Dukung Tol Laut Pemerintah Segera Tingkatkan Kapasitas Pelabuhan

DermagaSenin, 18 Mei 2015
IMG_20150518_110856_edit

JAKARTA (beritatrans.com) -Untuk mendukung program tol laut dan konektivitas Indonesia, pemerintah segera meningkatkan kapasitas pelabuhan di Indonesia. Indonesia sebagai negara maritim harus mampu meningkatkan dan memanfaatkan posisinya untuk kebaikan dan kesejahteraan rakyatnya.

“Menjadi kewajiban pemerintah untuk meningkatkan kapasitas infrastruktur khususnya pelabuhan di Tanah Air,” kata Dirjen Perhubungan Laut Capt.Bobby R.Mamahit,MM usai memberikan keynote speech pada seminar kemaritiman di Jakarta, Senin (18/5/2015).

Menurutnya, saat ini ada 163 pelabuhan unit pelaksana teknis (UPT) di bawah Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub yang akan ditingakatkan kapasitasnya. Selain itu ada juga 112 pelabuhan yang dikelola BUMN PT Pelindo I – sampai Pelindo IV.

“Target kita semua itu akan ditingkatkan kapasitasnya. Ada tiga komponen inti yang akan ditambah dan ditingkatkan yaitu kedalaman kolam pelabuhan, panjang dermaga dan lapangan penumpukan,” kata Bobby.

Sebagai contoh, Pelabuhan Tanjung Priok yang paling besar di Indonesia, kedalaman kolam maksimal baru -14 meter LWS. Pelabuhan Kalibaru nanti diproyeksikan memiliki kedalam kolam sampai -16 meter.

“Kedalaman kolam ini mutlak harus ditingkatkan, karena kapal-kapal generasi baru dengan kapasitas 3.000 Teus butuh kolam yang dalam. Jika tidak, kapal itu tak bisa masuk di pelabuhan di Indonesia,” kilah Bobby.

Dalam skema Tol Laut yang digagas Pemerintahan Jokowi-JK, Indonesia akan mengoperasikan kapal-kapal dengan kapasitas 3.000 teus atau lebih.

“Konsekuensinya, kita harus membangun dan meningkatkan kapasitas pelabuhan yang ada,” tegas Dirjen.(helmi)