Angkasa Pura 2

Jelang Lebaran, Beberapa Maskapai Nasional Siapkan Penerbangan Tambahan

Bandara KokpitSelasa, 19 Mei 2015
IMG_20150519_090222

JAKARTA (beritatrans.com) – Ditjen Perhubungan udara sudah menerima permohonan izin penerbangan tambahan atau extra flight menjelang arus mudik Lebaran tahun 2015 mendatang. Beberapa kota yang mayoritas muslim baik di Jawa atau luar Jawa akan ada penerbangan tambahan.

“Persiapannya sudah ada. Pihak maskapai sudah siapkan ekstra flight, seperti Garuda Indonesia, Citilink Indonesia, Lio Air, Batik Air, Wings Air dan maskapai nasional lainnya,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Suprasetyo di Jakarta, Selasa (19/5/2015).

Menurutnya, beberapa kota tujuan extra flight itu antara lain tujuan ke Solo, Semarang, Yogyakarta, Medan, Padang, Denpasar, Pangkal Pinang dan Surabaya.

Paling banyak extra flight dari Jakarta ke Surabaya, Solo, Yogyakarta, Medan dan Padang. Selain itu, ada pula dari daerah terutama Batam, Pontianak, Balikpapan ada juga penerbangan tambahan tujuan Jakarta atau kota lain di Jawa.

“Rata-rata ada dua penerbangan tambahan untuk beberapa kota utama di Indonesia. Khususnya Denpasar-Surabaya, Pandang-Medan dan rute jarak pendek lainnya hanya sekali sehari extra flight itu,” papar Pras.

Sementara, jumlah penumpang mudik di Lebaran tahun 2015 yang menggunakan pesawat udara akan mencapai 4,2 juta orang. Jumlah itu diproyeksikan naik dibandingkan periode sama tahun 2014 lalu.

“(Diperkirakan) peningkatan sebanyak 2,8 persen penumpang dari tahun lalu, tidak banyak,” ujar Pras.

Dia menambahkan, jumlah pesawat yang disiapkan tahun ini sekitar 400 unit, dengan pesawat cadangan yang siap pakai sebanyak 50 unit. Sementara pihak maskapai telah menyiapkan penerbangan tambahan di beberapa kota besar di Indonesia.

“Paling tidak di 25 bandara AP (Angkasa Pura) I dan II. Mereka membuka penerbangan tambahan karena memang ada pasarnya,” lanjut dia.

Sekarang ini, menurut Dirjen, Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub ke sejumlah maskapai dan bandara masih dilakukan. “Sidak atau rham check akan diefektifkan menjelang masa angkutan Lebaran tiba,” terang Pras.

“Ram check rutin selalu dilaksanakan. Untuk yang Lebaran biasanya minggu kedua puasa. Kalau sekarang ram check rutin untuk maskapai dan bandara,” terangnya.

Suprasetyo menambahkan, saat ini pihaknya sedang melakukan pemeriksaan hasil audit bandara. Selain itu, pihaknya juga meminta kepada pengelola bandara untuk memperbaiki kualitas keamanan, termasuk kesiapan petugasnya.

“Sudah audit keamanan, laporannya sudah masuk sedang diperbaiki, terutama bandara besar. Kita beri waktu maksimal kalau tidak salah 25 Mei untuk melengkapi keamanan,” pungkasnya. (helmi)

loading...