Angkasa Pura 2

Angkasa Pura II: Akhir Mei Harus Pindahkan “Bangkai Pesawat” Dari Bandara Soetta

Bandara KokpitSenin, 25 Mei 2015
Sejumlah pesawat diparkir di Bandara Ahmad Yani, di Semarang, Jateng, Kamis (16/9).

TANGERANG (beritatrans.com) – PT Angkasa Pura II (Persero) telah mengedarkan surat peringatan kepada sejumlah maskapai untuk segera memperjelas status kepemilikan dan administrasi pesawat-pesawat yang mangkrak.

Diberitakan sebelumnya oleh Warta Kota, sejumlah pesawat terbang yang sudah tidak terpakai masih memenuhi areal Bandara Soekarno-Hatta.
Salah satu kawasan yang menjadi lokasi penumpukan bangkai pesawat adalah Garuda Maintenance Facility (GMF) Aeroasia.

Deputi Direktur Bisnis Penerbangan Angkasa Pura II, Deni Krisnowibowo, dalam surat edaran yang diterima menegaskan bahwa para pemilik maskapai harus segera mengurus status kepemilikan pesawat hingga paling lambat akhir Mei 2015.

“Kewajiban atas biaya penempatan pesawat harus segera diurus selambat-lambatnya tanggal 31 Mei,” kata Deni dalam suratnya.

Deni pun menambahkan bawah jika lewat tenggat waktu tersebut pihak maskapai tidak kunjung mengurus status pesawat, maka PT Angkasa Pura II akan segera mengambil tindakan.

“Kami akan melakukan tindakan sepihak kepada pesawat-pesawat yang tidak beroperasi tersebut jika tidak ada pesawat yang mengaku sebagai pemilik sah,” kata Deni.

Deni memaparkan, total ada sembilan unit pesawat yang masih mangkrak di areal Bandara Soekarno-Hatta, yakni dua unit Bouraq Air, dua unit Kartika Airlines, dua unit Merpati Airlines, dua unit Bali Airlines, satu unit Gantari Air, dan satu unit Sriwijaya Air.(zal/tribs)

loading...