Angkasa Pura 2

Jalan Tol Cikampek – Palimanan Dibuka Mulai 17 Juni 2015

KoridorSenin, 25 Mei 2015
tmp_10990-images586533254

BANDUNG (beritatrans.com) – Jalan Tol Cikampek-Palimanan (Cikapali) segera diresmikan. Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat Dedi Taufik mengatakan, jalan tol Cikapali dapat dipastikan beroperasi pada 17 Juni mendatang.

Diperkirakan, jumlah kendaraan saat puncak mudik yang melintas jalan tol ini bisa mencapai 80 ribu kendaraan per hari.

“Kita minggu lalu sudah survei, maka kita rencanakan sebelum puasa, Cikapali sudah bisa dioperasikan. Bulan puasa kan sekitar tanggal 17 Juni,” ujar Dedi seperti dikutip republika, Senin (25/5/2015).

Nantinya, proses uji kelayakan fungsi dilakukan secara bertahap. Karena ruas tol tersebut memiliki total panjang mencapai 116, 75 kilometer, sehingga proses uji kelayakan tidak dapat dilakukan dalam satu tahapan.

Kata Dedi, proses pemeriksaan akan terbagi kedalam dua tahap. Kemudian untuk masing-masing tahap akan dibagi kembali menjadi tiga seksi yang akan diuji kelayakan fungsinya.

Dalam proses uji kelayakan tahap pertama seksi yang akan diuji kelayakan ialah seksi 3 Subang 1C-Cikedung (31,37 km), seksi 4 Cikdeung 1C-Kertajati 1C (17,66 km) dan seksi 6 Sumber Jaya 1C-Palimanan (14,53 km). Kemudian tim akan melakukan pemeriksaan tahap kedua untuk menguji kelayakan fungsi seksi 1 Cikopo 1C-Kalijati 1C (29,12 km), seksi 2 Kalijati 1C-Subang 1C (9,56 km), dan seksi 5 Kertajati 1C-Sumber Jaya 1C (14,51 km).

Menurut Dedi, proses uji kelayakan dilakukan agar bisa memastikan fasilitas dan pelayanan ruas tol tersebut telah memenuhi standar keselamatan, kenyamanan dan keamanan yang ditetapkan oleh pemerintah sebelum dioperasikan secara komersil. Dan jika telah resmi beroperasi, kata dia, tol ini diperkirakan akan dilalui sekitar 25 ribu kendaraan per hari, tapi bisa meningkat tajam hingga 80 ribu kendaraan per hari pada arus mudik.

“Jalan Tol Cikapali ini juga direncanakan memiliki peran yang strategis untuk memudahkan proses distribusi logistik dan jasa di Pulau Jawa. Selain itu, mendorong tumbuhnya sentra ekonomi baru dan memicu percepatan pembangunan di daerah sekitarnya,” katanya.

Pembangunan Tol Cikapali ini menelan biaya hingga Rp 12,5 triliun, dan biaya konstruksi Rp 7,7 triliun. Sedangkan mengenai pengenaan tarif, rencananya para pengguna jasa tol ini akan dikenakan tarif sebesar Rp 750 per kilometer. Dengan tarif sebesar itu, maka untuk melalui seluruh panjang jalan tol Cikapali ini maka dibutuhkan biaya Rp 87 ribu sekali jalan.

Sejauh ini, pengerjaan Tol Cikapali masih menunggu tiga jembatan yang sedang tahap penyelesaian. Bila jembatan tersebut selesai, maka Cikapali bisa segera dioperasikan. Sejauh ini jalan tol ini sudah memiliki sejumlah fasilitas penunjang. Di antaranya, rest area dan sejumlah toll gate mulai dari Kalijati, Kertajati, Cikamurang, Sumberjaya, dan Palimanan. (anky).