Angkasa Pura 2

Syahbandar: Kapal Tujuan Singapura Masih Dominasi Pelabuhan Tanjung Priok

DermagaTuesday, 26 May 2015

JAKARTA (beritatrans.com) – Kapal-kapal asal Singapura masih mendominasi kunjungan kapal asing di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta. Sementara, kapal-kapal berbendera Indonesia baru berjalan di pelayaran antarpulau.

Data Kantor Kesyahbandar Pelabuhan Tanjung Priok menyebutkan, bulan Maret 2015 lalu tercatat ada 300 kunjungan kapal asing di Pelabuhan Tanjung Priok. Sedangkan total kunjungan kapal mencapai sekitar 1.200 kapal periode Maret 2015.

“Dari jumlah itu, sekitar 291 kapal berasal dari Singapura dan sebaliknya. Selebihnya kapal dari berbagai negara seperti Jepang, Korea, Hongkong dan lainnya,” kata Kepala Kantor Syahbandar Tanjung Priok Ir. Maurist Sibarani kepada beritatrans.com di Jakarta, Selasa (26/5/2015).

Sementara, kapal-kapal domestik yang berkunjung ke Pelabuhan Tanjung Priok mencapai 1.200 unit. Mereka itu berlayar ke berbagai pelabuhan seperti Belawan Medan, Batam, Jambi, Padang, Pontianak, Banjarmasin, Balikpapan, Makassar dan daerah lain di Indonesia.

“Semua kapal bisa dilayani dengan baik dan selamat, meski sekarang sedikit bergeser waktunya. Sebagian besar kapal-kapal dilayani di malam hari, karena menunggu muatan dari industri,” kata Maurist lagi.

Sejak truk-truk muatan berat tak boleh masuk Jakarta di siang hari, semua muatan ekspor impor di Pelabuhan Tanjung Priok masuk malam hari. “Implikasinya, kargo mauk kapal malam dan selanjutnya berangkat di malam hari pula,” papar mantan Direktur KPLP Ditjen Perhubungan Laut itu.

Dia emnambahkan, setiap malam rata-rata kapal yang keluar Pelabuhan Tanjung Priok yang dilayani pemanduannya dan diterbitkan surat persetujuan berlayar (SPB) antara 30-40 kapal.

“Minimal dalam semalam kita melayani 26 kapal. termasuk di dalamnya kapal-kapal yang membawa muatan eskpor ke berbagai negara di dunia,” tegas Maurist.(helmi)