Angkasa Pura 2

Pendaftaran Sipencatar BPSDM Perhubungan Diperpanjang Sampai 12 Juni 2015

SDMRabu, 27 Mei 2015
Tommy Bajubr

JAKARTA (beritatrans.com) – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Perhubungan mengambil kebijakan memperpanjang masa pendaftaran seleksi penerimaan calon taruna (sipencatar) tahun 2015. Semula pendaftaran sipencatar akan ditutup tanggal 1 Juni 2015, kini diperpanjang sampai 12 Juni 2015.

Kepala BPSDM Perhubungan Wahju Satrio Utomo,SH,M.Si membenarkan perpanjangan masa pendaftaran sipencatar tahun ini sampai 12 Juni 2015 mendatang. Jadi, ada kesempatan lebih lama bagi putra Indonesia yang berminat untuk menjadi taruna transportasi untuk bisa mendaftarkan diri.

“Setelah mempertimbangkan banyak hal termasuk memberi kesempatan yang lebih luas kepada putra-putri Indonesai untuk menjadi taruna transportasi, kami putuskan masa pendaftaran sipencatar diperpanjang,” kata Tommy sapaan akrab dia ketika dikonfirmasi beritatrans.com di Jakarta, Rabu (27/5/2015).

Menurutnya, masa pendaftaran diperpanjang. Tapi, terkait agenda yang lain seperti tes potensi akademik (TPA) dan seleksi berikutnya baik tes fisik, kesehatan dan pantokir akan tetap berjalan seperti yang sudah direncanakan.”Sesuai rencana, TPA akan dimulai 16 Juni 2015 dan proses seleksi berikutnya sampai pertengahan Juli 2015,” jela Tommy.

Data yang sampai tanggal 25 Mei 2015, secara nasional calon taruna yang mendaftar mencapai 13.000 orang lebih. Mereka itu mendaftar di 24 kampus dan beberapa Dinas Perhubungan (Dishub) beberapa provinsi di Tanah Air. “Lokasi pendaftaran masih sama, yaitu di 27 lokasi terutama di 24 kampus di bawah BPSDM Perhubungan,” papar Tommy.

Beberapa kampus yang paling banyak menerima pendaftaran caon taruna antara lain, PIP Semarang, STIP Jakarta, PIP Makasssar, STPI Curug, Tangerang Banten, STTD Bekasi, ATKP Medan, ATKP Surabaya, ATKP Makassar. Termasuk API Madiun serta beberapa kampus yang baru dibuka tahun 2015.

Tommy menambahkan, semua proses seleksi calon taruna akan dilakukan secara terbuka, transparan dan professional. Selain itu, proses test dilakukan dengan cara elektronika atau computer. “Dengan system dan cara tersebut diharapkan bisa menjaring calon taruna transportasi yang terbaik dari seluruh Tanah Air,” tegas Tommy.(helmi)