Angkasa Pura 2

BP2IP Barombong Siap Gelar Diklat Pemutakhiran Kompetensi Pelaut

SDMSabtu, 30 Mei 2015
IMG_20150530_075331_edit

MAKASSAR (beritatrans.com) – Balai Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran (BP2IP) Barombong, Makassar, Sulawesi Selatan, siap menggelar diklat pemutakhiran kompetensi pelaut.

“Sesuai STCW 95-2010 Amandemen Manila, seluruh pelaut harus sudah melakukan pemutakhiran kompetensi sesuai amandemen tersebut. Mulai 1 Januari 2017, aturan baru IMO itu akan berlaku penuh,” kata Kepala BP2IP Barombong, Ahmad Wahid, ST, M.Mar.E, pada acara ramah tamah dan pelepasan perwira pelayaran niaga BP2IP Barombong, Jumat (29/5/2015) malam.

Menurutnya, sebelum tenggat waktu tersebut terlampaui, seluruh pelaut Indonesia harus sudah melakukan pemutakhiran kompetensi. “Dalam kaitan itulah, BP2IP Barombong siap menerima siswa dan menyelenggarakan diklat pemutakhiran kompetensi pelaut sesuai aturan terbaru IMO,” jelas Wahid.

“Seluruh personel, fasilitas dan infrastruktur BP2IP Barombong sudah siap menggelar diklat pemutakhiran itu. Semua tersedia dan SDM siap di lapangan,” aku Wahid.

Dia menambahkan, sejauh ini sudah ada beberapa pelaut yang melakukan pemutakhiran kompetensi di BP2IP Barombong.

“Tapi, jumlahnya belum terlalu signifikan. Tapi, berapapun pelaut yang bermaksud melakukan pemutakhiran kompetensi pelaut kita siap,” papar Rusli Ahmad, salah satu pimpinan BP2IP Barombong.

“Kampus BP2IP Barombong siap menggelar diklat itu. Selagi waktu ada dan kapasitas serta daya tampung pendidikan cukup kita siap. Jangan sampai pelaut Indonesia menjadi korban dan tak bisa bekerja di kapal,” papar Rusli.

Sebelumnya, Kepala BPSDM Perhubungan Wahju Satrio Utomo mengatakan, jumlah pelaut Indonesia mencapai sekitar 500 ribu orang. Termasuk puluhan ribu pelaut yang kini bekerja di kapal-kapal asing.

“Mereka semua harus melakukan pemutakhiran kompetensi sesuai STCW Amandemen Manila. Kebijakan baru itu akan berlaku penuh mulai 1 Januari 2017 mendatang,” kata Tommy.

Sebelum tanggal jatuh tempo tersebut, dia meminta seluruh pelaut Indonesia harus melakukan pemutakhiran kompetensi sesuai STCW Amandemen Manila.

“Kini, seluruh sekolah pelaut BPSDM Perhubungan mampu menggelar diklat pemutakhiran kompetensi. Termasuk BP2IP Barombong,” kata Tommy.

“Segera lakukan pemutakhiran kompetensi di sekolah pelaut terdekat. Jangan tunda sampai waktu terakhir bahkan terlewati, karena mereka akan akan diterima bekerja di atas kapal asing atau akan diturunkan dari kapal tempatnya bekerja,” tegas Tommy.(helmi)