Angkasa Pura 2

Jonan: Pemerintah Akan Perpanjang Masa Angkutan Lebaran

Koridor SDMSenin, 8 Juni 2015
Jonan_edit

JAKARTA (beritatrans.com) – Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengatakan kegiatan operasi arus mudik Lebaran 2015 akan lebih panjang bila dibandingkan tahun lalu. Dengan harapan, pelaksanaan angkutan Lebaran lebih baik, akan dan selamat.

Kegiatan operasi arus mudik Lebaran tahun ini akan dimulai H-14 hingga H+10. “Operasi arus mudik Lebaran dimulai 2 Juli sampai 27 Juli,” ucapnya saat ditemui di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Senin (8/6/2015).

Jonan melanjutkan, di sisi lain bagi kendaraan angkutan barang akan ditetapkan mulai H-5 hingga H+3 Lebaran. Kendaraan angkutan barang dengan sumbu di atas dua roda akan dilarang melintasi jalur mudik.

“Sumbu di atas dua roda dilarang beroperasi H-5 sampai H+3, tambah satu hari. Mulai 12 hingga 21 Juli. Untuk angkutan bahan pokok, BBM, dan ternak,” tuturnya seperti dikutip olkezone.

Angkutan Lebaran tahun 2015 diwarnai dengan mulai beroperasinya jalan tol Cikapali. Jalan tol ini akan memperlancar arus mudik, terutama tujuan ke Jawa Tengah dan Jawa Timur atau sebaliknya. Tol ini akan menyambungkan Tol Jakarta-Cikampek dengan Tol Palimantan-Kanci-Pejagan.

Dengan begitu, potensi terjadingnya kepadatan bahkan kemacetan lalulintas akan beralih. Selama ini, kepadatan lalu lintas selama arus mudik terjadi di ruas jalan pantura Jawa Barat dan Jawa Tengah.

“Semua ini hendaknya bisa diantisipasi termasuk masyarakat pengguna jalan raya,” harap Jonan.

Ditemui di tempat yang sama, Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Condro Kirono menuturkan, penentuan tanggal operasi Lebaran untuk angkutan barang tersebut telah dipertimbangkan berdasarkan hasil evaluasi operasi Lebaran tahun lalu.

“Pengamanan Lebaran akan lebih baik dari tahun lalu. Agar waktu operasional bisa lebih awal, kesepakatannya 12 sampai 21 (Juli), itu hasil evaluasi tahun lalu,” jelasnya.(helmi/okz)