Angkasa Pura 2

Rhenald Kasali Komisaris Utama PT Angkasa Pura II, Mantan Direktur Pencegahan KPK Iswan Helmi Jadi Komisaris

Bandara FigurSenin, 8 Juni 2015
tmp_25350-20150608_115332-1926555011

JAKARTA (beritatrans.com) – Kementerian BUMN menunjuk Prof. Rhenald Kasali sebagai Komisaris Utama PT Angkasa Pura II menggantikan Santoso Edi Wibowo. Demikian informasi yang didapat beritatrans.com dan Tabloid Berita Trans, Senin (8/6/2015) siang.

Santoso Edi Wibowo, yang juga merupakan Sekjen Kementerian Perhubungan, turun posisinya menjadi anggota komisaris BUMN tersebut.

Selain Rhenald Kasali, yang merupakan Guru Besar Ilmu Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, dilantik pula Mujahidin Harpin Onde dan Iswan Elmi, Senin (8/6/2015) pagi.

Posisi Budi Santoso dan. Wahyu Kuncoro tetap di jabatan anggota dewan komisaris.

tmp_25350-IMG_20150608_105044-1456964743

KPK DAN TNI AU
Wajah baru di jajaran komisaris ini dinilai memiliki bobot lebih besar karena selain ada Rhenald Kasali, yang kesohor dengan ilmu dan kiat – kiat manajemennya, juga terdapat Mujahidin Harpin Ondeh, S.H. (lahir di Gorontalo, 10 November 1956; umur 58 tahun), seorang perwira tinggi TNI Angkatan Udara lulusan Akademi Angkatan Udara tahun 1981.

Saat ini, mantan Dankorpaskhas itu menjadi Staf Khussus Kasau dalam rangka Purna Tugas.

Posisi komisaris akan lebih greget karena masuknya Iswan Helmi, mantan Direktur Pencegahan KPK. Posisinya di KPK digantikan Johan Budi. Selepas dari KPK, Iswan Helmi menjadi salah satu Deputy Kepala BPKP. (awe).

loading...