Angkasa Pura 2

Puluhan Pegawai Bandara di Amerika Serikat Diduga Jaringan Teroris

BandaraRabu, 10 Juni 2015
JFK-international-Airport-New-York

WASHINGTON (beritatrans.com) – Sebuah laporan mengejutkan datang dari Badan Keamanan Transportasi (Transportation Security Agency/TSA) Amerika Serikat (AS), sebanyak 73 orang yang bekerja di bandara mempunyai jaringan dengan kelompok teroris.

Pihak Kementerian Dalam Negeri AS akan mempelajari laporan dari TSA untuk ditindaklanjuti, laporan ini menunjukkan bandara di AS belum sepenuhnya aman dari aksi terorisme.

“Secara hukum TSA memiliki kewenangan yang terbatas,” ujar Inspektur Jenderal Keamanan Dalam Negeri, John Roth, seperti dilansir Al Arabiya, Rabu (10/6/2015).

Roth menambahkan, peraturan tentang TSA harus direvisi, pasalnya pengawasan TSA dalam menangani aksi terorisme sangat terbatas. Dia mengusulkan agar badan lain seperti FBI juga dilibakan agar keamanan AS bisa lebih terjamin.

AS merupakan salah satu negara dengan tingkat pengamanan yang tinggi khususnya di wilayah bandara, jika ada seseorang yang ingin masuk ke AS melalui bandara dipastikan akan melewati pemeriksaan yang ketat oleh pihak keamanan di sana.

Namun, dengan laporan dari TSA tersebut menyebabkan rakyat mempertanyakan tentang keamanan di bandara. (okz).

loading...