Angkasa Pura 2

Kemenhub Siap Angkut 25.000 Sepeda Motor Gratis Saat Mudik Lebaran 2015

Dermaga Emplasemen KoridorKamis, 11 Juni 2015
barata

JAKARTA (beritatrans.com) -Kementerian Perhubungan pada masa angkutan Lebaran tahun 2015 merencanakan mengangkut sekitar 25.000 lebih sepeda motor secara gratis ke berbagai kota di Jawa Tengah dan di Jawa Timur.

Demikian disampaikan Kapuskom Publik Kemenhub JA Barata dalam siaran pers yang diterima beritatrans.com di Jakarta, Kamis (11/6/2015) malam.
Menurutnya, pemudik yang akan membawa sepeda motor ke kampung halamannya, tidak perlu susah payah dan beresiko besar terhadap kecelakaan.

“Kementerian Perhubungan telah memfasilitasi pengangkutan sepeda motor gratis dengan moda kereta api, moda angkutan jalan dan moda kapal laut. Sepeda motor tersebut tidak perlu dioperasikan di jalan, karena dengan pengangkutan ini sepeda motor akan diantar ke kota  terdekat dengan kampung halaman,” kata Barata.

Penyelenggaraan angkutan gratis sepeda motor ini, lanjut dia, merupakan yang ke-5 kalinya sejak diadakan pada angkutan lebaran tahun 2011. “Kemenhub memberikan pilihan moda transportasi yang digunakan untuk mengangkut sepeda motornya, yaitu diangkut dengan truk (seperti mnengangkut sepeda motor baru) dengan kuota angkut sebesar 2.800 sepeda motor untuk mudik dan 400 sepeda motor untuk balik,” jelas jubir Kemenhub itu.

Sementara, yang diangkut dengan moda kereta api dengan kuota angkut sebesar 4.200 sepeda motor untuk arus mudik dan 4.200 sepeda motor untuk arus balik. Moda lain yaitu moda kapal laut, kapasitas angkut moda ini dapat mencapai lebih dari 5000 sepeda motor untuk arus mudik dan lebih dari 500 sepeda motor untuk arus balik.

Selanjutnya, menurut Barata, untuk pengendara sepeda motornya (kecuali yang diangkut dengan kereta api), masing-masing dua orang pengendara sepeda motornya difasilitas diangkut gratis dengan menggunakan bus atau ikut sebagai penumpang kapal laut. 

JA. Barata mengatakan, kegiatan angkutan sepeda motor gratis ini dilakukan sebagai bagian dari perhatian pemerintah terhadap keselamatan transportasi mengingat pada masa arus mudik dan balik periode lebaran banyak terjadi kecelakaan yang melibatkan sepeda motor, di samping dalam rangka mengurangi kepadatan lalu lintas di jalan.

“Data kecelakaan lalu lintas dari Kepolisian Republik Indonesia menunjukkan bahwa penyelenggaraan angkutan sepeda motor gratis bagi pemudik pada masa angkutan lebaran tahun 2014 memberikan pengaruh terhadap  turunnya angka kecelakaan yang melibatkan sepeda motor sebesar 18,05 %, yaitu dari  Jumlah kejadian  3.512 pada tahun 2013 menjadi 2.878 pada tahun 2014,” tutur Barata.

“Meskipun upaya ini tidak menyentuh kepada seluruh kegiatan angkutan lebaran yang tersebar di seluruh Indonesia, namun Kementerian Perhubungan dengan segala keterbatasannya memprioritaskan pada kegiatan transportasi yang paling rentan dalam keselamatan pada lokus di mana konsentrasi perjalanan yang paling besar,” sebut Barata.

“Sepeda motor merupakan kendaraan yang paling rendah tingkat kestabilannya, dan kendaraan ini memang tidak dirancang untuk perjalanan jarak jauh,” tegas Barata.(helmi)

Terbaru
Terpopuler
Terkomentari