Angkasa Pura 2

Pelindo IV Beli Kapal Tunda Numbay I Seharga Rp24,4 Miliar

DermagaSabtu, 13 Juni 2015
tmp_29051-130709_kapal-penumpang-11391832772

MAKASSAR (beritatrans.com) – Manajemen PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV Makassar terus berbenah diri untuk meningkatkan pelayanan kepelabuhan dalam mendukung penerapan jalur tol laut, yang dicanangkan Presiden RI Jokowi beberapa waktu lalu.

Hal tersebut sejalan dengan tagline perusahaan BUMN ini sebagai Lokomotif Indonesia Timur, untuk menjadi jalur masuknya arus barang dan penumpang ke Kawasan Timur Indonesia (KTI). Salah satunya dengan menyediakan armada kapal tunda.

Secara khusus Pelindo IV Makassar melakukan pembelian satu unit kapal tunda (KT) Numbay I dengan investasi Rp24,4 miliar. Operasional peresmian kapal tersebut dilakukan, Jumat (12/6/3025) di Dermaga Pelabuhan Soekarno Hatta.

General Manager Pelindo Makassar Riman S Duyo mengatakan, kapal tunda akan dimanfaatkan untuk pelayanan penundaan kapal yang akan melakukan kegiatan bongkar muat barang atau penumpang. Dan dapat digunakan untuk alat keselamatan atau pemadam saat terjadi kebakaran di wilayah perairan.

Dia menjelaskan, KT Numbay I merupakan salah satu dari tiga unit kapal tunda baru yang akan menambah mutu pelayanan dalam kegiatan penundaan kapal.

“Kapal tunda baru ini, akan dioperasikan di Pelabuhan Makassar, sebelumnya telah terdapat empat unit kapal tunda yang beroperasi untuk kegiatan penundaan kapal. Sampai saat ini, telah terdapat lima unit kapal tunda yang jenis dan kapasitasnya sama (sister ship) dengan KT Numbay I dan beroperasi di Cabang Makassar, Balikpapan, Samarinda, dan Bitung,” jelasnya, Jumat (12/6/2015).

Riman menuturkan, pengadaan kapal tunda baru ini salah satu perwujudan komitmen Pelindo IV dalam meningkatkan mutu pelayanan dengan menjamin terpenuhinya standar pelayanan prima menuju Zero waiting time sehingga dapat meningkatkan dwelling time di seluruh pelabuhan Pelindo IV, selain itu untuk mendukung program tol laut pemerintah.

“Saat ini sudah dilayanai sebanyak 5.000 call atau kapal dari tahun lalu mencapai 4.000 call, dari jumlah itu sekitar 60% wajib dilayani kapal tunda dengan kapasitas kapal mencapai 500 gross ton (GT). Hadirnya kapal tunda baru, tentu semakin mempercepat pelayanan, utamanya dwelling time dari biasanya 4 hari bisa menjadi 3 hari saja,” tuturnya.

Senior Manager Peralatan Pelindo IV Farid Padang mengatakan, ke depannya akan mengadakan beberapa unit kapal tunda baru dengan kapasitas yang sama dan lebih besar, yang telah ditampung dalam Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP).

Mengingat kebutuhan pelayanan penundaan meningkat dari tahun ke tahun yang dilihat dari Jumlah kunjungan (call) dan ukuran kapal (GT) yang semakin besar.

Selain pengadaan kapal baru, juga telah melakukan peremajaan kapal-kapal tunda lama yang performanya telah menurun dengan program penggantian main engine (mesin induk) atau mengganti mesin induk dengan mesin yang berkapasitas lebih besar (repowering) untuk menjaga dan meningkatkan roduktivitas untuk meningkatkan level of service kepada pengguna jasa.

“Saat ini di cabang Makassar sudah ada empat kapal tunda dan sudah dinilai ideal, namun akan terus dilakukan penambahan lagi sekitar 10 unit di beberapa pelabuhan-pelabuhan besar di wilayah KTI, seperti Sorong, Ambon dan pelabuhan lainya dengan ketersediaan saat ini sebanyak 22 unit dan digenapkan menjadi 30 unit,” kata dia.

Saat ini sedang dilakukan lelang lima kapal tunda dengan kapasitas berbeda yakni, dua unit untuk PK 2×1800 investasi Rp35 miliar dan kapasitas 2×2000 sebanyak dua unit investasi Rp25 miliar. (santy).

loading...