Angkasa Pura 2

Lomba Penelitian Transportasi Piala Adi Citra Tata Wahana Nusantara Dari Menhub

LitbangJumat, 19 Juni 2015
Elly Sinaga

JAKARTA (beritatrans.com) –Lomba penelitian transportasi yang digelar Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan (Balitbanghub) tahun 2015 akan memperebutkan piala Adi Cipta Tata Wahana Nusantara, satu penghargaan tertinggi di bidang penelitian dari Menteri Perhubungan RI Ignasius Jonan.

“Para pemenang lomba penelitian peringkat I, II dan III juga akan mendapatkan Transport Education Trip ke Jepang. Lengkap dengan fasilitas, akomodasi dan uang saku,” kata Kepala Balitbanghub Dr.Elly Andirani Sinaga,M.Sc didampingi Sekretaris Balitbanghub Ir.Adolf Tambunan,M.Sc kepada beritatrans.com di Jakarta, Jumat (19/6/2015).

Lomba penelitian transportasi ini mendapat dukungan penuh dari Pimpinan Kementerian Perhubungan khususnya Menhub Ignasius Jonan. “Pimpinan Kemenhub berharap dari lomba penelitian transportasi ini bisa mendorong partisipasi masyarakat masyarakat dalam membangun sistem transportasi nasional yang baik dan efisien sekaligus menekan biaya logistik di Tanah Air,” sebut Elly.

Lomba penelitian transportasi ini, lanjutnya sudah memasuki tahun ketiga dengan tema berlainan. Tahun 2013 digelar dengan tema “Transpritasi Umum Pilihanku”, tahun 2014 di bidang angkutan sungai “Tansportasi Air Menghubungan Nusantara”. “Tahun 2015 ini mengambil tema angkutan mutlimoda “Efisiensi Biaya Logistik Melalui Transportasi Multimoda”, sebut Elly.

Dia berharap, pelaksanaan lomba penelitian transportasi ini terus meningkat dengan jumlah peserta yang mengirimkan karya hasil penelitiannya. Tahun 2013 silam, jumlah peserta yang mengirimkan hasil peneliriannnya sebanyak 360 orang, tahun 2014 turun men jadi 212 karya tulis. Meski diakui, tema yang diangkat lebih sulit dibandingkan era sebelumnya.

“Tema yang diangkat pada lomba penelitian tahun 2015 lebih aktual, soal angkutan multimoda transportasi. Isu ini lebih aktual dan berkaitan erat dengan program Tol Laut yang digulirkan Presiden Jokowi. Dengan tema tersebut lebih banyak diminati warga masyakat khususnya para peneliti muda di Tanah Air,” papar Adolf Tabunan menambahkan.

Sehebat apapun program tol laut bahkan angkutan udara yang baik sekalipun, tetap butuh angkutan multimoda yang baik dan efisien. “Untuk mendukung program tol laut praktis butuh angkutan multi moda yang bagus pula. Oleh karena itu, sejalan dengan ide pembangunan tol laut, penambahan armada kapal laut maka harus disiapkan angkutan multimoda yang baik. Sekarang waktunya kita mempersiapkan dan membangun angkutan multimoda yang baik. Saat semua sudah siap, semua bisa berjalan dan infrastruktur di lapangan sudah tersedia semua,” tegas Adolf.(helmi)

loading...