Angkasa Pura 2

Adolf Tambunan: Ada 5 Potensi PNBP di Balitbanghub

LitbangKamis, 25 Juni 2015
IMG_20150625_103426_edit

JAKARTA (beritatrans.com) -Sekretaris Badan Litbang Perhubungan (Balitbanghub) Ir.Adolf R.Tambunan mengidentifikasi sedikitnya ada lima potensi penerimaan negara bukan pajak (PNBP) khususnya di sektor litbang.

“Balitbanghub harus bisa berkontribusi dan bisa menghasilkan PNBP,” kata Adolf Tambunan dalam presentasi pada Focus Group Discussion (FGD) di Balitbanghub Jakarta, Kamis (25/6g2015).

Dikatakan, potensi sumber PNBP di Balitbanghub antara lain, pertama hasil penelitian (prototype, aplikasi dll), kedua Data: yang diproduksi oleh Balitbang (control Data OD), ketiga Penggunaan alat survey: hawk-eye, speed gun) keempat Jasa Perpustakaan dan kelima, Teknologi; patan dan royalty.

“Dari lima potensi sumber PNBP di Balitbanghub, jika dikelola dengan baik dan benar bisa menghasilkan uang. Yang jelas, potensi selalu ada dan tinggal menyesuaikan dengan aturan dan UU,” jelas Adolf.

Seperti diketahui, Dalam APBN target PNBP tahun ini naik menjadi Rp9 triliun, dari tahun sebelumnya hanya Rp3 triliun. Selain itu, arahan dan kebijakan Menhub Ignasisu Jonan meminta seluruh instansi di bawah Kemenhub harus nmengasilkan uang untuk negara dalam bentuk PNBP.

“Konsekuensi dari kebijakan pimpinan itu, maka Balitbanghub juga harus mampu mengasilkan uang atau PNBP. Dengan begitu, pemanfaatan uang negara untuk penelitian harus mampu nmengasilkan uang dalam Bentuk PNBP,” terang Adolf.

Sementara Kasubdit Penerimaan Dirjen PNBP Kemenhu John David S mengatakan, semua jenis dan bentuk PNBP yang dipungut BPNBP tersebut,” kata John.

Indonesia, menurut John sudah memiliki UU mengenai pajak bahkan ada PP.No 11/2015 tentang PNBP khususnya di sektor perhubungan. “Penerimaan negara harus besar termasuk PNBP sampai Rp9 triliun. Balitbanghub harus mempunyai kontribusi untuk menangguk uang negara,” papar John.

Dia menambahkan, mengejar target PNBP itu bagis. Tapi caranya jangan sampai melanggar UU apalagi membuat dunia usaha tidak kondusif. “Dengan usaha leras didukung semua pihak, kita optimis target PNBP akan bisa memenuhib target penerimaan tersebut. (helmi)

loading...