Angkasa Pura 2

Evaluasi Kebakaran JW Lounge

Menhub Minta Bandara Siapkan ISO Manajemen Krisis

BandaraSenin, 6 Juli 2015
Menhub Jonan

JAKARTA (beritatrans.com) — Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mewajibkan semua operator dan maskapai penerbangan memiliki Standar Operating Procedur (SOP) manajemen krisis dan International Organization of Standardization (ISO) soal review operating prosedur.

“Maskapai dan pengelola bandara akan kami minta (SOP dan ISO manajemen krisis). Jadi mereka harus sudah punya pada Januari, Garuda juga kami minta,” kata Jonan seperti dikutip Metrotvnews.com di Kantor Presiden Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (6/6/2015).

Kebijakan tersebut menyusul kebakaran yang terjadi di Terminal 2E Bandar Udara Soekarno-Hatta, Minggu, 5 Juni. Menurut mantan Dirut PT KAI ini, SOP manajemen krisis penting guna memandu operator dan maskapai dalam mengatasi berbagai krisis. Utamanya, soal delay dan pembatalan penerbangan.

“Maskapai dan pengelola bandara akan kami minta (SOP dan ISO manajemen krisis). Jadi mereka harus sudah punya pada Januari, Garuda juga kami minta.”

“Harusnya ada SOP, kalau terjadi krisis bisa mengambil tindakan cepat. SOP-nya banyak, buku manualnya tebal, misalnya kalau sistemnya mati harus ada sistem cadangan,” beber dia.

Seperti diketahui, kebakaran yang terjadi di Terminal 2E Bandar Udara Soekarno-Hatta, Minggu 5 Juni kemarin, membuat maskapai Garuda Indonesia kelabakan. Selain pembatalan penerbangan, para penumpang maskapai juga harus merasakan keterlambatan. (fenty)