Angkasa Pura 2

Operasional Stasiun Palmerah & Jalur Ganda KA Duri – Tangerang Diresmikan

EmplasemenSenin, 6 Juli 2015
stasiun palmerah

JAKARTA (beritatrans.com) – Direktur Jenderal Perkeretaapian Hermanto Dwiatmoko meresmikan operasional Stasiun Kereta Api Palmerah dan pengoperasian jalur ganda KA lintas Duri-Tangerang.

Hermanto Dwiatmoko mengemukakan revitalisasi Stasiun Palmerah tersebut menghabiskan total pendanaan Rp36 miliar dengan kontrak multiyears 2013 sampai 2014.

“Anggarannya untuk Stasiun Palmerah Rp36 miliar, ini paling besar. Ini merupakan dana Kemenhub APBN murni,” tuturnya di Stasiun Palmerah, Jakarta, Senin (6/7/2015).

Menurutnya, revitalisasi stasiun ini meliputi pembangunan stasiun dan fasilitasnya, seperti Jembatan Penyeberangan Orang, gate tiket, ruang menyusui, jalur untuk penyandang cacat serta empat eskalator dan dua lift untuk memudahkan penumpang naik atau turun ke stasiun terutama perempuan, manula dan anak-anak.

“Peresmian ini sebagai pemenuhan kebutuhan akan transportasi umum yang aman dan nyaman baik dari sisi sarana maupun prasarananya serta meningkatkan kapasitas dan kualitas pelayanan sesuai dengan peraturan Menhub PM NO 48 tahun 2015 tentang standar pelayanan minimun untuk angkutan orang dengan kereta api,” terangnnya.

Hermanto menjelaskan, untuk pengoperasian jalur ganda KA lintas Duri-Tangerang meliputi Pembangunan Jalan Rel, pembangunan dan normalisasi elektrifikasi LAA, pemasangan gardu LAA baru di Stasiun Duri untuk pasokan listrik KRL dan pembangunan jembatan baru, yang dilaksanakan dengan dana APBN dari tahun 2012 sampai 2014.

“Pengoperasian jalur ganda ini menghabiskan dana kurang lebih Rp685,61 miliar dan telah dioperasikan secara penuh pada 8 Juni 2014. Saya berharap dengan diresmikannya Stasiun KA Palmerah dan pengoperasian jalur ganda KA lintas Duri-Tangerang dapat memberikan manfaat banyak bagi masyarakat serta lebih mendorong masyarakat untuk menggunakan kereta api sebagai moda transportasinya,” tutupnya. (hel/aliy).

loading...