Angkasa Pura 2

Taruna Transportasi Selalu Aktif Dalam Penyelenggaraan Posko Angkutan Lebaran

Koridor SDMKamis, 9 Juli 2015
IMG_20150709_133826_edit

JAKARTA (beritatrans.com) – Setiap tahun selalu ada taruna transportasi yang dilibatkan dalam penyelenggaraan Posko Angkutan Lebaran. Ini bagian dari program pendidikan sekaligus aplikasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Taruna berasal dari semua moda transportasi ada,” kata Ketua Harian Posko Angkutan Lebaran Nasional Terpadu 2015 Capt.Mulder Mustafa kepada beritatrans.com di Jakarta, Kamis (9/7/2015).

Seperti diketahui, taruna perhubungan yang dilibatkan dalam Posko Angkutan Lebaran berasal dari berbagai kampus di Jabodetabek, seperti STIP Jakarta, STPI Curug dan STTD Bekasi.

Sejak Posko Angkutan Lebaran 2015 dibuka oleh Menhub Ignasius Jonan, setiap hari ada taruna yang ditugaskan. Mereka dibagi sesuai sub sektor transportasi baik angkutan darat, laut, udara dan kereta api (KA).

Pantauan di lokasi, sedikitnya ada dua taruna STIP Jakarta yang membantu melayani dan mengumpulkan data di Posko Ditjen Perhubungan Laut.

“Kita ditugaskan untuk mengumpulkan data sekaligus membantu jika dibutuhkan atau saat terjadi kondisi genting,” kata Putra Bangsa Sinlae, taruna STIP Jakarta kepada beritatrans.com di Posko Angkutan Lebaran Nasional Kementerian Perhubungan, Kamis (9/7/2015).

Putra bersama temannya sesana taruna STIP Baeni Nazar mengaku sudah memasuki tahun ketiga ditugaskan membantu Posko Angkutan Lebaran Nasional Kemenhub.

“Dengan bertugas di Posko Angkutan Lebaran, bisa bisa mengaplikasikan ilmu dan pengalaman sekaligus membantu melayani masyarakat,” kata Putra.

Di Posko Angkutan Lebaran pula, jelas dia, para taruna transportasi bisa bersosialisasi dan menambah wawasan mengenai transportasi dan pelayanan ke masyarakat. “Kita bisa mengaplikasikan dan mensinergikan pengetahuan di kampus dengan praktek di lapangan,” cetus Putra lagi.

Nazar menambahkan, pengalaman praktis ini sangat berguna bagi kami, karena tidak semua ada dan dipelajari di kampus. “Pengalaman ini semoga menambah wawasan pengetahuan kita, sehingga lebih matang dan siap bersaing di era global nanti,” papar dia.

Baik Putra atau Nazar mengaku, selama di Posko Angkutan Lebaran para taruna lebih banyak dilibatkan dalam pengumpulan data termasuk antisipasi jika terjadi kondisi darurat.

“Alhamdulillah, sejak tugas di Posko Angkutan Lebaran 2015 tidak ada kejadian istimewa yang butuh penanganan khusus. Kita berharap, pelaksanaan Angkutan Lebaran 2015 lebih baik, aman dan selamat,” tandas Putra.

Mulder Mustafa menambahkan, pelibatan taruna dalam Posko Angkutan Lebaran Nasional merupakan bagian dari pembelajaran sekaligus pengabdian ke masyarakat.

“Melalui posko ini taruna dilatih untuk mengaplikasikan ilmu dan pengalamannya. Saat mereka lulus dan mengabdi di masyarakat sudah siap dan tidak canggung lagi,” tegas Mulder.(helmi)