Angkasa Pura 2

Pemkot Jaktim Pasang 20 Lampu Sorot Di Sepanjang Jalan Kalimalang

KoridorMinggu, 12 Juli 2015
Jalan Kalimalang_edit

JAKARTA (beritatrans.com) – Pemerintah Kota Jakarta Timur memasang sebanyak 20 buah lampu sorot dengan daya 250-400 watt untuk memberikan penerangan di sepanjang Jalan Kalimalang yang digunakan sebagai salah satu jalur mudik 2015. Penambahan lampu penerangan itu juga untuk mencegah terjadinya kasus kecelakaan apalagi sampe menelan korban jiwa.

Wali Kota Jakarta Timur Bambang Musyawardana mengatakan, pemasangan lampu sorot ini bersifat sementara. Lampu tersebut untuk memberikan kenyamanan pada para pemudik sepeda motor yang melintas di kawasan Jalan Raya Inspeksi Kalimalang.

Jika proyek pelebaran jalan sudah tuntas, lampu sorot akan diganti dengan jenis LED.

“Jalur mudik di Jalan Raya Kalimalang yang gelap kini sedang dipasangi lampu sorot. Diharapkan nanti malam sudah terang kembali sehingga pemudik atau pengendara akan merasakan aman dan nyaman saat melintas di Kalimalang,” ujar Bambang kepada wartawan, Sabtu (11/7/2015).

Sementara itu, Kasudin Perindustrian dan Energi Jakarta Timur Tuti Kurnia mengatakan, jumlah lampu sorot yang dipasang saat ini sebanyak 20 unit. masing-masing memiliki daya 250-400 watt.

Pemasangan difokuskan di titik yang gelap, yakni mulai dari pertigaan Jalan Raden Inten hingga Caman (perbatasan Bekasi-Jakarta Timur-red). Pemasangan lampu ini menggunakan tiang yang sudah ada.

“Ke depan lampu sorot ini diganti dengan LED. Karena sekarang kan sifatnya hanya sementara, yang penting pemudik merasakan aman dan nyaman. Tidak merasakan gelap seperti sebelumnya. Pemasangan lampu LED ditargetkan mulai Agustus mendatang,” ujar Tuti Kurnia.

Berdasarkan pantauan, kawasan Kalimalang yang padam atau minim penerang jalan dimulai dari Halte Gudang Seng hingga SPBU Cipinang Bali, kemudian dari SPBU hingga Mal Cipinang Indah terang. Namun dari Mal hingga depan kampus Borobudur, sepanjang sekitar 300 meter, kondisinya gelap.

Selanjutnya, dari depan kampus hingga perempatan Jatiwaringin ada penerangan jalan namun masih sangat minim lampu. Bahkan, 200 meter jelang perempatan Jatiwaringin kondisinya gelap gulita.

Sementara, dari Perempatan Jatiwaringin hingga pertigaan Jalan Raden Inten, ada lampu PJU namun jumlahnya sangat minim sehingga masih terlihat gelap pada bagian tertentu.

Bahkan, 200 meter sebelum dan 100 meter setelah traffic light di pertigaan Jalan Raden Inten sangat gelap. Setelahnya, hingga ke SPBU sebelum swalayan Transmmart banyak lampu PJU. Namun dari Transmart hingga perbatasan Jakarta-Bekasi, di pertigaan Caman, kondisinya gelap gulita.

Selain gelap, kawasan ini juga banyak terdapat beton pembatas jalan yang diletakkaan di median jalan maupun pinggir jalan. Bahkan peralatan pembangunan berupa tiang, masih berdiri di sepanjang median jalan. Keberadaannya kerap memicu terjadinya kemacetan di jalur tersebut.(zal/sindo)