Angkasa Pura 2

Dari Bandara Soetta, Garuda Tujuan Pontianak Mendarat Darurat Di Batam

Bandara KokpitSenin, 13 Juli 2015
tmp_25909-garuda-resmi-buka-rute-batam-bandung-dan-batam-surabaya_20141220085452-1436279755

PONTIANAK (beritatrans.com) – Pesawat Garuda dengan nomor penerbangan GA 500 dari Bandara Soekarno – Hatta, Banten, tujuan Bandara Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat, dialihkan sementara ke Batam karena adanya kendala teknis.

Pesawat tersebut seharusnya tiba di Pontianak pada pukul 11.00 WIB, tetapi terpaksa dialihkan ke Batam karena belum bisa mendarat di Pontianak.

“Ada sedikit hambatan teknis. Pesawat militer nge-lock di runway bandara sehingga membutuhkan waktu untuk memperbaiki sistem teknis sekitar 15 menit,” kata Syarif Usmulyni, staf ahli Bandara Supadio, Pontianak, saat ditemui di bandara, Senin (13/7/2015) sore.

Seperti diberitakan kompas.com, Syarif menjelaskan, dalam dunia penerbangan, pesawat melakukan holding paling lama 30 menit. Jika lebih dari 30 menit, pilot bisa mengambil keputusan untuk menghindari risiko kehabisan bahan bakar dan mendarat di bandara terdekat.

Salah satu penumpang, Dwi Suprapti, menceritakan, pesawat yang ditumpanginya tersebut sempat berputar di atas Bandara Supadio. Namun, pesawat tak kunjung mendarat di landasan hingga akhirnya melanjutkan penerbangan menuju Batam.

“Dari pengeras suara, katanya landasan sedang ada aktivitas atau tertutup pesawat militer, jadi pesawat dialihkan ke Batam,” kata Dwi saat ditemui di kedatangan Bandara Supadio, Senin.

Selama berada di Batam, lanjut Dwi, semua penumpang tidak diperkenankan turun dari pesawat. Kurang lebih hampir satu jam pesawat berada di Batam sebelum akhirnya terbang kembali menuju Pontianak.

“Pesawat sempat isi bahan bakar di Batam, sekitar satu jam kemudian baru berangkat lagi. Sekitar pukul 13.34 WIB, pesawat akhirnya tiba di Pontianak,” katanya. (tiefa).