Angkasa Pura 2

ASDP Indonesia Ferry Klaim Pelayanan Arus Mudik Di Merak Makin Baik

Dermaga KoridorJumat, 17 Juli 2015
20150712antarafoto-pemudik-motor-padati-merak-120715-af-2_edit

JAKARTA (beritatrans.com) – Manajemen PT ASDP Indonesia Ferry mempunyai kiat terendiri untuk memperlancar arus kapal dan barang di Pelabuhan Merak Banten, terutama saat mudik Lebaran 2015. BUMN itu pun mengklaim pelayanan arus mudik melalui Pelabuhan Merak tahun 2015 ini berjalan jauh lebih lancar, tertib dan aman.

Menurut Corporate Secretary Christine Hutabarat, pihaknya memangkas waktu tunggu kapal menjadi 1,5 jam per kapal. Waktu bongkar muat barang dan penumpang dipercepat menjadi 1,5 sama. Kondisi itu jauh lebih cepat dari sebelumnya yang mencapai 3-4 jam per kapal.

Oleh karena itu, ASDP mengklaim pelayanan arus mudik khususnya di Pelabuhan Merak Bantend an Bakauheni Lampung menjadi lebih baik. Indikasinya adalah waktu tunggu naik kapal yang jauh lebih cepat, cepat terurainya antrian, zero accident dan respon positif pengguna jasa terhadap pelayanan dan kecepatan akses informasi selama mudik.

“Dalam kondisi puncak kepadatan, rata-rata waktu tunggu naik kapal bisa ditekan hingga dibawah 1,5 jam dari tahun sebelumnya yang bisa mencapai 4-5 jam. Antrian yang tahun lalu sempat terjadi hingga luar pelabuhan, saat ini juga tidak terjadi. Yang paling penting adalah zero accident sehingga pemudik bisa diseberangkan dengan aman ke Sumatera,” jelas Christine di Jakarta, Jumat (17/7/2015) petang.

Dikatakan, lebih lancar dan tertibnya arus mudik di Merak tahun ini karena persiapan lebih matang yang dilakukan oleh ASDP Indonesia Ferry yang didukung oleh berbagai pihak seperti Kementerian Perhubungan, Kepolisian, TNI, Kementerian Kesehatan dan operator kapal.

“ASDP Indonesia Ferry telah melakukan persiapan matang mulai dari memperluas dan menertibkan area pelabuhan. Komitmen ASDP Indonesia Ferry dan operator kapal Gapasdap untuk menyediakan kapal handal dan berkapasitas besar juga menjadi kunci kesuksesan. Peran kepolisian dan TNI juga sangat vital dalam pengamanan dan traffic management. Begitu juga tim kesehatan sangat-sangat membantu, ” ujar Christine seperti dikutip tribunnews.com

“Kami juga sangat mengapresiasi budaya pemudik tahun ini yang lebih sabar dan sadar akan pentingnya ketertiban untuk kenyamanan pemudik sendiri,” tambahnya

Beberapa program pelayanan tambahan yang disediakan ASDP Indonesia Ferry juga mendapat respon positif dari pengguna jasa, seperti pemberian minuman dan takjil gratis, layanan dan broadcast informasi 24 jam, akses live CCTV pelabuhan, layanan customer care dan posko kesehatan.

“Antusiasme pemudik terhadap pelayanan kami sangat tinggi khususnya terhadap informasi. Kami mohon maaf pada pengguna jasa jika ada layanan yang belum sempurna atau informasi yang belum terjawab secara lengkap,” kata Christine.

Secara umum, data pemudik lewat Merak tahun ini mengalami penurunan. Data H-7 sd. H-1 mencatat pemudik yang menyeberang sebanyak 586.118 orang penumpang, 60.806 motor dan 65.820 kendaraan roda empat campuran. Jumlah ini menurun dari tahun sebelumnya sebesar 7% untuk penumpang dan R4 camputran dan 4% untuk motor.Tahun lalu jumlah pemudik adalah 631.900 orang, 63.500 motor dan 71.400 R4 campuran

“Penurunan pemudik H-7 sd.H-1 sepertinya lebih disebabkan banyak pemudik yang sudah melakukan perjalanan lebih awal mengingat libur lebaran tahun ini berdekatan liburan sekolah sebelumnya,” jelas pungkas Christine.(zal/tribn)

loading...