Angkasa Pura 2

Gunung Raung Erupsi, Ini Dampaknya Bagi Penerbangan Nasional

Bandara KokpitSabtu, 18 Juli 2015
Gunung-Raung-001

SURABAYA (beritatrans.com) – Aktivitas vulkanik Gunung Raung yang terus berlangsung hingga kini, membuat empat bandara di Jawa Timur terpaksa ditutup sehingga menyebabkan ratusan penerbangan terdampak. Sampai Jumat malam, ada 110 penerbangan dibatalkan dan 220 ditunda.

Data Kementerian Perhubungan pada Jumat (17/7/2015), menyebutkan, ada empat bandara yang diperpanjang penutupannya yakni Bandara Internasional Juanda Surabaya, Bandara Abdurahman Saleh Malang serta Bandara Notohadinegoro Jember dan Blimbingsari.

Meski akhirnya Bandara Juanda Surabaya kembali dibuka pada Jumat malam, sekitar jam 21.00, karena semburan abu vulkanik erupsi Gunung Raung dinilai sudah aman untuk penerbangan dari dan menuju Bandara Juanda di Surabaya.

PT Angkasa Pura I Cabang Juanda dan Abdurahman Saleh menyatakan penerbangan yang ditunda 220 penerbangan selama buka tutup bandara pada Kamis (16/7) – Jumat (17/7). Total penumpangnya berjumlah 27.874 orang, yakni 18.108 penumpang datang dan 9.766 penumpang berangkat.

Perpanjangan penututupan kedua bandara tersebut juga menyebabkan 110 penerbangan dibatalkan.

Sebagai antisipasi pihak PT Angkasa Pura I cabang Juanda menyediakan bus gratis untuk mengantar para penumpang, yang ingin pindah menggunakan transportasi lain yakni bus atupun kereta api, antara lain ke terminal Purabaya, Stasiun Pasar Turi, dan Stasiun Gubeng.

Selain di Jawa Timur, meletusnya Gunung Raung juga membuat ribuan wisatawan di Bandara Ngurah Rai Bali dan Bandara Internasional Lombok tertahan selama dua hari. Setidaknya diperkirakan ada 20.000 wisman yang menunda kedatangannya ke Bali.

Sementara, Kementerian Pariwisata menawarkan objek wisata alternatif ke Senggigi Lombok, untuk mengantisipasi penutupan beberapa bandara di Jawa Timur akibat erupsi Gunung Raung. Bagi wisatawan yang terjebak di Bali atau Surabaya ditawarkan untuk melanjutkan perjalanan ke Lombok. Untuk menuju wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) itu bisa ditempuh dengan jalan darat dan penyeberangan dengan kapal ferry.

Akibat erupsi Gunung Raung di Bondowoso, beberapa bandara sempat ditutup termasuk Bandara International Juanda Surabaya dan Bandara International Ngurah Rai, Bali. Namun begitu, penutupan kedua bandara itu bisa disikapi dengan melanjutkan perjalanan dengan jala darat dan kapal penyeberangan.(helmi/bisn)

loading...