Angkasa Pura 2

Arus Mudik Lebaran 2015

Kemenhub: Nilai Kerugian Akibat Kecelakaan Di Jalan Raya Capai Rp9,67 Miliar

Aksi Polisi KoridorMinggu, 19 Juli 2015
Laka Transjakarta

JAKARTA (beritatrans.com) – Korp Lalu Lintas Mabes Polri mencatat, sampai hari pertama Idul Fitri 1436 H, kerugian material akibat kecelakaan arus mudik di jalur darat, tercatat sebesar Rp9.695.360.000 yang dirangkum Kementerian Perhubungan mulai dari H-15.

Sesuai UU tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) semua data terkait kecelakaan di jalan serta dampak yang ditimbulkan harus mengacu pada data Polri. Termasuk di dalamnya dugaan kerugian akibat kecelakaan di jalan raya selama arus mudik Lebaran 2015 ini.

Jumlah itu masih berpotensi meningkat karena proses penanganan korban laka di jalan terus berjalan dan semua itu akan menambah biaya dan kerugian yang diderita korban dan keluarganya.

Data resmi dari Pusat Komunikasi Publik Kemenhub merinci, total kecelakaan sejauh ini yakni 3.738 laka dengan jumlah korban meninggal dunia 708 orang, luka berat 1.148 dan luka ringan sebanyak 4.344.

“Pada arus mudik hari pertama Idul Fitri, terjadi 247 kali kecelakaan dengan rincian 53 orang meninggal dunia, 87 luka berat dan 350 luka ringan dengan total kerugian Rp746.450.000,” kata Kapuskom Publik Kemenhub JA Barata di Jakarta.

Sebagai perbandingan, pada H1 lebaran tahun 2014, total kecelakaannya mencapai 1,396 dengan jumlah korban meninggal dunia 310, luka berat 465 dan luka ringan 1,732 dengan jumlah kerugian Rp3,282,796,100, atau turun sekitar 77 persen.

Jumlah kerugian tertinggi pada Idul Fitri tahun ini terjadi pada H-1 Lebaran, menurut Barata, yakni mencapai Rp798.950.000 dengan rincian jumlah laka 253, korban meninggal dunia 46 orang dan luka berat 76 dan luka ringan 342 orang.

“Kemungkinan akibat semakin padatnya arus lalu lintas pada saat satu hari menjelang lebaran,” tandas Barata.(helmi)

loading...