Angkasa Pura 2

Penumpang Arus Balik Lebaran 2015 Mulai Meningkat Di Berbagai Moda

JA Barata

JAKARTA (beritatrans.com) – Penumpang arus balik Lebaran 2015 di sejumlah moda transportasi mengalami peningkatan secara beragam. Tapi, peningkatan arus mudik diproyeksikan baru akan terjadi Selasa (21/7/2015) malam serta Sabtu-Minggu (26/7/2015), atau sehari menjelang berakhirnya cuti bersama atau hari pertama masuk sekolah di Tanah Air.

Data Posko Angkutan Lebaran Tahun 2015 melaporkan perkembangan jumlah penumpang pada kurun H-15 s.d H+1 pukul 20.31 WIB, moda transportasi jalan tercatat sebanyak 4.065.654 orang yang diangkut dengan 233.594 bus.

“Khusus hari H+1 Lebaran tercatat ada 23.037 orang penumpang bus AKAP dari berbagai daerah di Tanah Air,” kata Kapuskom Publik Kementerian Perhubungan (Kemenhub) JA.Barata di Jakarta, Minggu (19/7/2015) malam.

Untuk moda angkutan udara pada H+1 Lebaran mengangkut sebanyak 23.519 penumpang luar negeri dan 147.034 penumpang dalam negeri. “Sedang total penumpang pesawat terbang dari H-15 sampaiH+1 Lebaran 2015 tercatat 3.688.528 penumpang dalam negeri dan 577.773 orang penumpang luar negeri,” papar Barata.

Sementara, lanjut dia, untuk angkutan penyeberangan pada H+1 Lebaran telah menyeberangkan 114.496 orang, 11.787 kendaraan roda empat dan 14.628 kendaraan roda dua.

“Total penumpang penyeberangan dari H-15 sampai H+1 Lebaran mencapai 2.24.819 orang dan 365.668 kendaraan roda empat 303.890 kendaaan roda dua,” sebut Barata.

Untuk moda kereta api (KA) pada tanggal 19 Juli 2015 atau H+1 Lebaran mengangkut 243.254 orang. Sementara, dari H-15 sampai H+1 Lebaran jumlah penumpang KA tercatat sebanyak 3.511.292 orang.

Sementara, moda angkutan laut tercatat paling kecil mengangkut penumpang balik Lebaran. Pada H+1 Lebaran, tercatat jumlah penumpang kapal laut mencapai 30.597 orang. Sedang total penumpang kapal laut dari H-15 samai H+1 Lebaran tercatat sebanyak 780.763 orang.

“Penumpang kapal laut ini terkonsentrasi di beberapa daerah seperti Batam, Bintan, Belawan, Kijang, Tanjung Priok, Sampit, Banjarmasin, Semarang, Surabaya, Balikpapan dan Makassar,” tegas Barata.(helmi)