Angkasa Pura 2

Puncak Arus Balik Lebaran Di Tol Cipali Akan Terjadi Dua Gelombang

KoridorSenin, 20 Juli 2015
Kepadatan Cipaliiiii

JAKARTA (beritatrans.com) – Gelombang arus balik Lebaran 2015 yang melintasi ruas Jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) diperkirakan akan terjadi dalam dua periode. Pertama, hari Minggu (19/7/2015) hingga Selasa (21/7/2015) atau saat berakhirnya cuti bersama. Periode kedua pada hari Jumat (24/7/2015) hingga Minggu (26/7/2015) bagi masyarakat yang memulai aktivitas pada Senin (27/7/2015).

Wakil Direktur Utama PT Lintas Marga Sedaya (LMS), Hudaya Arryanto, mengatakan memasuki masa arus balik, manajemen LMS telah menyiapkan sejumlah langkah. LMS akan memprioritaskan kendaraan arus balik yang menuju arah Jakarta, baik yang hendak keluar Tol Cipali di gerbang Cikopo maupun yang masuk di gerbang Tol Palimanan.

Berdasarkan catatan LMS, pada hari H Lebaran atau Jumat (17/7/2015), kepadatan masih terlihat di dua arah pintu Tol Cikopo. Kendaraan yang masuk gerbang Tol Cikopo arah Palimanan tercatat sebanyak 51.425 unit.

Sedangkan pada H+1 atau Sabtu (18/7/2015) tercatat 40.532 kendaraan. Sebaliknya kendaraan yang keluar gerbang Tol Cikopo arah Jakarta meningkat dari 11.042 kendaraan pada hari H Lebaran menjadi 17.451 kendaraan pada H+1.

“Sejak Minggu pagi tadi sudah mulai terjadi kenaikan volume lalu lintas ke arah Jakarta, sementara arus arah sebaliknya masih tinggi. Tentunya harus ada prioritas yang diambil,” ujar Hudaya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Minggu (19/7/2015).

Hudaya melanjutkan, mempertimbangkan saat ini sudah memasuki masa arus balik, maka prioritas LMS adalah memperlancar kendaraan arus balik khususnya di gerbang masuk Palimanan dan gerbang keluar Cikopo. Di kedua gerbang itu akan dibuka lebih banyak gardu arah Jakarta dan mengurangi jumlah gardu arah Cirebon.

Untuk mempercepat layanan di gerbang tol, LMS akan mengerahkan petugas tambahan di gardu tol, yang dibantu petugas jemput bola untuk melakukan penukaran uang kecil serta menyesuaikan pengoperasian gardu tol.

“Di lapangan pengaturan buka tutup gardu akan disesuaikan dengan kondisi lalu lintas pada kedua arah. Untuk lebih mempercepat waktu transaksi, kami mengimbau para pengendara untuk menyiapkan uang pas dan kartu tol-nya sebelum memasuki gerbang tol,” tandas Hudaya.

Antisipasi lainnya yang telah disiapkan LMS adalah rencana rekayasa lalu lintas dengan mengalihkan arus kendaraan apabila terjadi kepadatan lalu lintas menjelang gerbang Cikopo. Bila antrean kendaraan dari arah Palimanan yang hendak keluar melalui gerbang Tol Cikopo sudah panjang, maka arus akan dialihkan keluar melalui gerbang Tol Kalijati di Km 98.

Dari Kalijati kendaraan dapat mengikuti jalan nasional Subang-Sadang lalu masuk Tol Purbaleunyi dan Toll Cikampek menuju Jakarta. (riz/tribs)

loading...