Angkasa Pura 2

Waduh…5 Jam Dari Gerbang Cipali Hingga Tol Bekasi Timur

KoridorKamis, 23 Juli 2015
tmp_23408-IMG_20150723_012444-646879560

BEKASI (beritatrans.com) – Kendaraan arus balik Lebaran didera macet parah dari Tol Cipali hingga Tol Cikampek, Rabu (22/7/2015) malam hingga Kamis (23/7/2015) pagi.

Puluhan ribu bahkan mungkin ratusan ribu kendaraan beroda empat harus terjebak macet di gerbang ke luar tol Cipali. Antrean kendaraan mencapai sekitar 10 kilometer. Waktu tempuh untuk sampai di gerbang mencapai sekitar 2 jam.

Ke luar dari tol Cipali, pengendara mesti berhadapan lagi dengan padatnya arus lalu lintas kendaraan. Memasuki Tol Cikampek, macet lalu lintas kembali mwndera. Kendaraan hanya bergerak antara 10 – 20 km/jam dan sering harus berhenti cukup lama.

Karena kelelahan dan kantuk mulai menyerang, sebagian pengendara memarkirkan kendaraan di bahu jalan, termasuk di sekitar rest area. Akibatnya, kemacetan arus lalu lintas bertambah parah.

Walau di Tol Cikampek diberlakukan contra flow untuk arus menuju Jakarta, tetapi tidak mampu mengurai kemacetan lalu lintas. Bahkan menambah berat kemacetan ketika kendaraan dari contra flow memasuki jalur normal.

Beritatrans.com yang menyusuri jalur balik Lebaran tersebut, harus menempuh perjalanan sekitar 3 jam dari Tol Cipali hingga ke luar gerbang Tol Bekasi Timur.

Dengan demikian, bila ditotal dengan antrean menjelang gerbang Tol Cipali maka membutuhkan waktu tempuh sekitar 5 jam. Padahal dalam kondisi normal dengan kecepatan kendaraan sekitar 80 km/jam maka waktu tempuh yang dibutuhkan di koridor tersebut hanya sekitar 1,5 jam.

tmp_23408-IMG_20150723_0124491360659014

Rentang waktu begitu lama yang memaksa kaki harus bergant-ganti menginjak pedal gas, rem dan kopling itu menyebabkan kaki terasa pegal. Belum lagi kantuk perlahan menyerang karena hari menjadi larut malam.

Kemacetan di Tol Cikampek ini menjadi fenomena baru di arus mudik dan balik Lebaran. Saat arus mudik Lebaran, ruas tol yang dikenal menjadi langganan macet berat ini relatif hanya mengalami kepadatan kendaaraan yang melintas. Kemacetan parah justru terjadi saat arus balik. (awe).