Angkasa Pura 2

Ganjar Pranowo Lepas Arus Balik Lebaran KM Dobonsolo Dari Tanjung Emas Semarang

DermagaJumat, 24 Juli 2015
IMG_20150723_154131_edit

SEMARANG (beritatrans.com) – Lambaian tangan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama Kepala Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjung Emas Semarang Marwansyah melepas KM Dobonsolo dari dermaga Terminal Penumpang Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Kamis (23/7/2015).

Dengan wajah sumringah serta didampingi staf Pemprov Jawa Tengah, Ganjar melepas arus balik gratis dengan KM Dobonsolo. Kapal Pelni ini mengaku 1.980 orang serta 861 unit sepeda motor tujuan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

Pelepasan kapal ini diawali dengan penyerahan surat izin berlayar (SIB) dari KSOP Tanjung Emas Marwansyah kepada Gubernur Jateng dan diteruskan kepada nakhoda KM Dobonsolo Capt. M.Muhadu yang akan memimpin pelayaran gratis tujuan Jakarta tersebut.

Ikut mendampingi pelepasan sekaligus menyertai pelayaran arus balik gratis ini Dirjen Hubla Capt.Bobby Mamahit serta Direktur Operasi Pelni Capt.Dabiel Bangonan dan staf ikut dalam pelayaran arus balik ini.

Penyanyi campursari Didi Kempot bersama team sengaja disewa untuk menghibur penumpang arus balik Lebaran 2015 di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Dengan lagu kebanggannya, “Neng Pelabuhan Semarang Tak Tunggu Janji” ikut memeriahkan pelepasan arus balik Lebaran dengan kapal laut tertsebut.

IMG_20150723_140239

Dalam pesannya, Ganjar meminta saudara-saudara peserta arus balik gratis tujuan Jakarta untuk berlaku tertib, sopan dan teratur selama di perjalanan dan sampai tiba di Tanjung Priok bahkan rumah masing-masing dengan selamat.

“Kita sudah difasilitasi Pemerintah melalui Kemenhub dan Pelni dengan menyediakan mudik gratis dengan kapal laut. Manfaatkan kesempatan ini dengan baik, sehingga bisa merayakan Lebaran dengan baik baik dan selamat,” papar Ganjar.

Jika tahun depan akan mudik Lebaran lagi, Ganjar berpesan untuk menggunakan jasa kapal laut. Moda kapal laut terbukti aman, cepat dan selamat. “Paling tidak jika dibandingkan dengan naik sepeda motor dan harus berjuang melawan kemacetan di jalan raya,” sebut Ganjar.

IMG_20150723_154820

Setelah bertanya ke nakhoda berapa lama perjalanan sampai Tanjung Priok, Ganjar pun menambahkan. “Berlayar dengan KM Dobonsolo ke Jakarta cuma 12 jam, sementara kemarin di pantura macet sampai 24 jam belum sampai semarang. Jadi, tentu lebih untung dan cepat naik kapal laut ini,” tegas Ganjar.(helmi)