Angkasa Pura 2

KRI Banda Aceh Dilepas KSOP Semarang Angkut Ribuan Penumpang dan Sepeda Motor Ke Jakarta

DermagaJumat, 24 Juli 2015
IMG-20150724-WA008

SEMARANG (beritatrans.com) I KRI Banda Aceh milik TNI AL dioperasikan untuk membantu melayani warga masyarakat yang mudik dan balik pada Lebaran tahun 2015, melalui Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang. Kapal itu dioperasikan pada arus mudik dan balik Lebaran tahun 2015 ini.

“KRI Banda Aceh telah berlayar dari Pelabuhan Tanung Emas Semarang ke Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, Jumat pada pukul 16.00 WIB,” kata Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjung Emas Marwansyah,SH, MM, MH kepada Beritatrans.com, Jumat, petang.

KRI Banda Aceh, lanjutnya,
meninggalkan Semarang dengan muatan penumpang 1.404 jiwa dan 602 motor situasi pelabuahan aman. Mereka adalah peserta arus balik gratis Lebaran 2015 dengan menggunakan kapal laut dari Semarang, Jawa Tengah angkatan ketiga.

Sebelumnya KM Dobonsolo sudah dua kali mengangkut warga masyarakat dan sepeda motor tujuan Jakarta. Sekitar 4.000 warga masyarakat ikut angkutan balik Lebaran gratis dengan kapal laut tahun 2015.

“Pelepasan KRI Banda Aceh ini tanggal 24 Juli 2015 oleh Kepala KSOP Tanjung Emas didampingi pejabat Kementerian Perhubungan terkait lainnya,” jelas Marwan lagi.

Menurut putra Aceh itu, proses embarkasi penumpang dan kendaraan sepeda motor berlangsung aman dan lancar sejak Jumat pagi.
“Seluruh proses berjalan tertib dan lancar serta dikendalikan dengan baik,” sebut Marwan mantap.

Perjalanan KRI Banda Aceh selanjutnya akan menyusuri pantai laut Jawa dan diharapkan bisa sandar dan melakukan debarkasi penumpang dan barang dengan baik pula.

“Seperti pemberangkatan arus balik Lebaran dengan kapal laut sebelumnya dari Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, semua penumpang dan kendaraan diatur sedemikian rupa sesuai antrean dan lokasi masing-masing,” tandas Marwan.

Pantauan beritatrans.com di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Jumat pagi, seluruh penumpang dan barang saat turun akan dicek dan diversifikasi oleh petugas.

Semua itu dilakukan untuk memastikan tidak terjadi kesalahan serta proses pemulangan mereka berjalan aman dan lancar. Dalam waktu sekitar satu jam, warga masyarakat peserta angkutan balik Lebaran sudah bisa langsung pulang ke rumah masing-masing.(helmi)

loading...