Angkasa Pura 2

Pantau Arus Balik, Kepala Balitbang Kunjungi Terminal dan Pelabuhan

LitbangMinggu, 26 Juli 2015
IMG-20150724-WA0000

JAKARTA (beritatrans.com) — Usai Lebaran 1436 H, Kepala Badan Litbang Perhubungan Kementerian Perhubungan DR. Elly Adriani Sinaga memantau arus balik di terminal Rajabasa Lampung serta Pelabuhan Bakauheni dan Merak.

Dalam kesempatan di Terminal Rajabasa, Elly memantau kondisi terminal yang belum begitu dipadati pemudik yang akan pergi ke wilayah Lampung dan sekitarnya atau ke Pulau Jawa.

Pada H+2 hingga H+3 Terminal Induk Rajabasa mulai padat. Dihari-hari usai Lebaran, jumlah penumpang di Terminal Induk Rajabasa rata-rata mencapai 14 ribuan orang, ungkap Kepala Terminal Induk Rajabasa, Antoni Maki, yang hadir saat kunjungan Kabadan Litbang Elly Sinaga itu.

Ia memprediksi pemudik meningkat jumlahnya pada Minggu (26/7) malam, mengingat siswa mulai masuk sekolah pada Senin (27/7).

Tercatat, pemudik yang berangkat dari Terminal Induk Rajabasa berjumlah 187.561 orang dengan menggunakan 7.462 bus. Sedangkan, pemudik yang datang ke Bandarlampung berjumlah 170.022 orang dengan mengggunakan 7.191 bus.

Sebelumnya, Kepala Balitbang Elly Sinaga mengunjungi Pelabuhan Merak dan naik ferry ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.

Ia juga memantau pemudik yang menyeberang ke Jawa. Pada kunjungannya, Elly sempat memeriksa kelengkapan termasuk pelampung dan fasilitas lain di kapal ferry tersebut. Fasilitas perlu disiapkan demi kenyamanan penumpang.

Pelabuhan Bakauheni di malam hari didominasi kendaraan roda empat. Baik di Dermaga 1 sampai 6, kendaraan roda empat yang akan menyeberang dari Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak rapi mengantri. Namun, untuk pejalan kaki hanya sedikit yang akan menyeberang ke Pelabuhan Merak.

Berdasarkan data dari ASDP Bakauheni Lamsel, pemudik arus balik banyak yang menggunakan kendaraan roda empat dibandingkan pejalan kaki, terutama pada malam hari.

Di mana, dari jumlah penumpang yang menyeberang ke Pulau Jawa sebanyak 31.040 orang yang berada di dalam kendaraan lebih banyak yakni 22.025 orang, sedangkan penumpang pejalan kaki 9.015 orang.

Untuk kendaraan yang melintas dari Bakauheni menuju Merak, jumlah kendaraan yang melintas sebanyak 6.399 unit. Di mana, untuk roda dua 3.325 unit, roda empat 2.693 unit, bus 74 unit dan truk sebanyak 307 unit.

Manager Operasional ASDP Bakauheni Lamsel Heru Purwanto membenarkan rata-rata pemudik yang akan menyeberang pada malam hari paling banyak kendaraan roda empat. Sebab, mereka yang menyeberang pada malam hari diyakinkan lebih aman saat berjalan di malam hari.

”Saya juga belum tahu kenapa mereka yang menggunakan kendaraan roda empat lebih senang berjalan di malam hari, mungkin untuk menghindari panas atau yang lainnya,” katanya.

Seluruh dermaga dari satu sampai enam stand by untuk mengangkut penumpang, sehingga kendaraan yang mengantri harus bersabar untuk menaiki kapal yang sudah siap angkut.(fenty)

loading...